Standard Post

Cak Imin: Santri Harus Terdepan Menjaga Nasionalisme


PKBNEWS - PANGLIMA Santri Nusantara Dr. HA. Muhaimin Iskandar mengatakan santri harus terdepan menjaga nasionalisme dan semangat kebangsaan.

Hal itu dikatakan prianyang akrab disapa Cak imin ini saat menyampaikan sambutan sebelum melepas jalan sehat sarungan di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (30/9/2018).

Dalam kesempatan itu, Panflima santri yang juga Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) meminta tiga hal kepada seluruh santri di Indonesia yang harus dipegang dan dijalankan. Pertama, komitmen nasionalisme dan semangat kebangsaan kaum santri harus tetap terjaga merh putihnya.

"Komitmen ini terpatri dalam tema Hari Santri tahun ini: Satukan Nusantara, bangun kebersamaan dan solidaritas untuk negeri," kata Cak Imin.

Cak Imin menegaskan bahwa para santri harus terdepan dalam menyatukan umat dan masyarakat. Khususnya, lanjut Cak Imin, di tahun politik ini jangan sampai terpecah belah.

"Santri-santri harus terdepan menyatukan umat dan masyarakat. Tahun ini tahun politik, perbedaan partai politik, perbedaan aspirasi, perbedaan pilihan presiden tidak boleh mengangggu kebersamaan dan persaudaraan kita. Bangun solidaritas, tegak teguhkan kemanusiaan dan kebersamaan," ujarnya.

Kedua, kata Cak Imin, menjaga kesucian untuk Indonesia yang bermartabat. Hal itu sesuai dengan makna tiga kesucian santri "Suci pikiran, suci suci hati, suci perilaku".

Ketiga, Hari santri menjadi tonggak kemajuan bangsa. Cak Imin juga meminta para santri giat belajar untuk menjadi ujung tombak dari kemajuan Indonesia.

"Hari Santri hari ini dijadikan tonggak untuk memajukan nusantara, memajukan Indonesia. Seluruh kaum santri di Republik Indonesia saya minta untuk menjadi ujung tombak kemajuan bangsa," kata Cak Imin.

Cak Imin yang juga Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini memberikan semangat agar para santri merebut teknologi, menguasai ilmu pengetahuan dan majukan nusantara.