Ruang Pintar, Ketika Pemberdayaan Ibu Berlanjut hingga Masa Depan Anak
PKBNEWS - Pemberdayaan keluarga tidak cukup hanya dengan membantu orang tua meningkatkan penghasilan. Namun tidak kalah penting adalah memastikan manfaatnya ikut dirasakan anak-anak, termasuk melalui kesempatan untuk belajar dan mengembangkan diri.
Gambaran itu terlihat di Ruang Pintar ‘Karya Agung’ di Desa Watuagung, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Ruang belajar yang hadir melalui program PNM Peduli ini menjadi tempat bagi anak-anak keluarga nasabah PNM Mekaar untuk belajar dan mengembangkan potensi secara gratis.
Ruang Pintar merupakan bagian dari 169 ruang belajar yang dihadirkan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) bagi keluarga nasabah PNM Mekaar. Kehadirannya berangkat dari kebutuhan masyarakat yang belum memiliki cukup biaya untuk memberikan pelajaran tambahan bagi anak-anak mereka.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar menilai keberadaan Ruang Pintar merupakan bentuk kreativitas yang dapat memberikan manfaat langsung bagi keluarga.
“Ruang Pintar ini merupakan kreativitas yang luar biasa dan bagian penting dari tanggung jawab sosial yang sangat penting. Ini membantu menambah ilmu pengetahuan buat anak-anak kita,” ujarnya.
Manfaat Ruang Pintar juga dirasakan langsung oleh orang tua. Ibu Idha, nasabah PNM sejak 2018 sekaligus orang tua Aldi yang belajar di Ruang Pintar, mengatakan keberadaan fasilitas tersebut sangat membantu dirinya.
“Karena lebih membantu saya, anak lebih terkontrol di sini. Kemudian ada pengajar, mereka juga merasa sangat senang belajar di sini karena banyak teman-temannya juga. Gurunya juga ramah-ramah,” ujar Idha.
Menurutnya, suasana belajar di Ruang Pintar membuat Aldi lebih nyaman mengikuti pembelajaran. Ia bahkan mengaku suasana belajar bersama pengajar lebih menyenangkan bagi sang anak dibandingkan ketika belajar bersama orang tua di rumah.
Bagi Idha, Ruang Pintar bukan hanya tempat anak mendapatkan pelajaran tambahan. Kehadirannya juga membuat orang tua lebih tenang karena anak memiliki kegiatan yang positif, terarah, dan didampingi pengajar.
Di sinilah pemberdayaan keluarga terasa lebih utuh. Ketika seorang ibu mendapat kesempatan untuk mengembangkan usaha dan memperkuat ekonomi keluarganya, anak-anak pun ikut mendapatkan manfaat.
Orang tua bisa lebih fokus mengembangkan usaha, sementara anak memiliki tempat yang aman dan nyaman untuk belajar tanpa harus menambah beban pengeluaran keluarga.
Dari sini terlihat bahwa pemberdayaan tidak berhenti ketika usaha mulai berkembang atau pendapatan keluarga meningkat. Dampaknya bisa diteruskan kepada anak-anak melalui pendidikan, pendampingan, dan kesempatan untuk tumbuh.
Ruang Pintar Karya Agung menjadi contoh sederhana bagaimana pemberdayaan ekonomi dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan manusia. Ibu didorong untuk semakin mandiri, sementara anak-anak mendapatkan ruang untuk belajar, tumbuh percaya diri, dan menyiapkan masa depan.
Sebab, ketika satu keluarga diberdayakan, yang tumbuh bukan hanya usahanya, tetapi juga harapan dan kesempatan bagi generasi berikutnya.







TERKAIT