Standard Post

Alhamdulilah, Peraih Medali Olimpiade Dapat Dana Pensiun


Jakarta - BANGSA Indonesia patut bersyukur memiliki Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) sekaliber Imam Nahrawi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap masa depan atlet olahraga di Indonesia. Terutama para atlet peraih medali di Olimpiade.

"Alhamdulillah, penghargaan bagi atlet pengharum nama bangsa di olimpiade muliai terealisasi berupa dana pensiun," ujar Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) H Abdul Muhaimin Iskandar, Kamis (2/6/2016).

Menurut Cak Imin--panggilan H Abdul Muhaimin Iskandar-- sejak dulu bangsa ini prihatin menyaksikan nasib pahlawan olahraga di Indonesia yang hidupnya nelangsa secara materi di hari tua.

"Atlet itu pahlawan bangsa dalam ranah olahraga. Semarak Merah Putih dan Indonesia Raya adalah simbol kemenangan bangsa. Kita dukung wujud ide pemberian dana pensiun bagi atlet peraih medali di olimpiade oleh Menpora Imam Nahwari," katanya.

Cak Imin berkata, kali ini memang baru peraih medali olimpiade. Waktu mendatang meluas ke atlie medali Asian Games, SEA Games atau paralimpiade.

"Jangan lagi kita dengar atlet peraih medali multieven olahraga yang di hari tuanya jual medali buat makan sehari-hari," katanya.

Ia menambahkan, kalau dihitung-hitung ada sembilan pahlawan olahraga yang telah mengumandangkan Indonesia Raya di olimpiade. Ada 14 pahlawan olahraga yang meraih medali perak di olimpiade.

"Kita turut bangga. Dan ada 11 peraih perunggu di olimpiade. Alhamdulillah mereka semua kita hargai prestasinya mengharumkan Indonesia," ujar Cak Imin.

Cak Imin menegaskan, bangsa ini tentu saja memahami kenapa kenapa baru peraih medali olimpiade yang diberi dana pensiun. Jawabannya mudah, karena itu puncak momen prestasi atlet dalam bela negara.

"Insya Allah nanti Pak menteri keuangan bisa menyediakan dana pensiun untuk medalis Asian Games, SEA Games juga paralimpiade," tuturnya.

Cak Imin mendengar bahwa dana pensiun dibayar berkala sebesar Rp20 juta (emas), IDR 15jt (perak), IDR 10jt (perunggu) untuk seumur hidup.

"Kita jangan lihat angkanya. Mungkin kecil mungkin besar. Tapi kesungguhan pemerintah menghargai jerih payah atlet tersebut," tuturnya.

Cak Imin meyakini dana pensiun yang ingin diwujudkan Menpora Imam Nahrawi kelak menjadi pemicu atlet lain untuk mati-matian demi Merah Putih.

"Olahragawan yang sudah berjasa bagi nama harum bangsa kok dilupakan selama ini. Sementara koruptor enak-enakan. Terimakasih menpora telah mewujudkan dana pensiun bagi pahlawan olahraga peraih medali olimpiade," katanya.

Dia melanjutkan, lebih terharu lagi Menpora Imam Nahrawi menyamakan bonus atlet difabel peraih medali dengan atlet normal.