Standard Post

Penghapusan UN Hanya Sensasi


PKBNews - PROGRAM penghapusan Ujian Nasional (UN) yang disuarakan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno hanya sensasi semata. Rekan duet Prabowo Subianto itu hanya membidik pelajar yang tengah memikirkan UN.

"Program itu cuma sensasi. Tentu itu isu yang orang lagi pusing mikirin UN jadi tertarik. Itu saja tujuannya," tegas Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, kemarin.

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) tidak setuju dengan tawaran program Sandiaga tersebut. Sebab, program tersebut menyebabkan anak sekolah malas untuk belajar.

"Penghapusan UN bikin malas belajar itu," tuturnya.

Diketahui, terkait kurikulum pendidikan, Sandiaga akan memfokuskan kepada pembangunan karakter budi pekerti. Sandiaga lantas mengutip pernyataan seorang pelajar asal Pamekasan bernama Salsabila Umar yang mengeluh kurikulum yang terlalu berat.

Dia pun berjanji akan menghapus UN dan menggantinya dengan program penerusan minat dan bakat.

"Kami akan menghapus ujian nasional. (UN) ini adalah biaya pendidikan tinggi. UN tidak berkeadilan. Kami ganti dengan penerusan minta dan bakat. Mereka (pelajar) akan mampu diarahkan ke ekonomi kreatif atau bidang lain sesuai kemampuannya," kata Sandiaga dalam debat cawapres di Hotel Sultan, Jakarta Pusat.