Standard Post

FPKB DKI Pertanyakan Kinerja TGUPP


PKBNews - PERATURAN Gubernur DKI Jakarta tentang Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) dipertanyakan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DKI Jakarta. Pasalnya, PKB melihat kinerja TGUPP bentukan Gubernur Anies Baswedan sama sekali belum dirasakan masyarakat, sehingga tidak perlu ada penambahan anggaran dan anggota.

"Apa kerja TGUPP. Apa yang bisa dilihat dan dirasakan masyarakat hari ini," tegas Ketua FPKB DKI Jakarta, Hasbiallah Ilyas, kemarin.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB DKI Jakarta itu juga mempertanyakan uang tunjangan transportasi untuk anggota TGUPP. PKB tidak ingin ada penghamburan anggaran yang diperuntukan bagi kebutuhan yang tidak jelas.

"Kalau dikasih uang transport duitnya dari mana?, pendapatan kita sesuai nggak. Yang kedua, TGUPP kinerjanya belum kelihatan sampai hari ini. Nggak bisa enggak kinerja harus dilihat, bahkan tumpang-tindih sama dinas," ucap Hasbi.

Hasbi mengingatkan bahwa kinerja TGUPP yang bisa jadi tumpang tindih dengan dinas. Sebaiknya, tutur Hasbi, Anies mengoptimalkan sumber daya yang ada.

"Jangan sampai TGUPP terlalu banyak akhirnya wewenang TGUPP ini melampaui dinas, nggak bisa dong. Yang ada saja sudah dioptimalkan. Tidak perlu ada penambahan, tidak perlu transportasi segala hal, bukan waktunya menghamburkan uang," tegasnya.