Standard Post

Menteri Nasir Resmikan Pusat Pengolahan Kakao UGM


PKBNEWS - MENTERI Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir meresmikan fasilitas pengolahan biji kakao milik Universitas Gajah Mada (UGM). Fasilitas ini dinamakan Pusat Pengembangan Kompetensi Industri Pengolahan Kakao Terpadu (PPKIPKT).

Menteri Nasir mengatakan, pabrik ini merupakan bagian dari program inovasi di Kemenristekdikti untuk menghilirkan riset terapan yang ada di industri PT Pagilaran di bawah koordinasi UGM. Nantinya, program inovasi ini akan menjadi bagian dari program pendidikan industri.

"Di masa yang akan datang para academicians (UGM) dan business society (PT Paligaran) dalam koordinasigovernment (Pemerintah RI melalui Kemenristekdikti), diharapkan terus berkolaborasi dengan peneliti, perekayasa dan inovator, untuk secara kontinu menghasilkan inovasi unggul buatan anak bangsa," kata Nasir, Selas (12/2/2019).

Menteri Nasir menargetkan Indonesia bisa masuk sebagai negara produsen kakao yang siap dikonsumsi. Salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan fasilitas pengolahan biji kakao milik UGM ini.

Menteri Nasir mencontohkan, bila satu hektar lahan dapat menghasilkan satu ton kakao, maka harus dipikirkan luas lahan yang lebih besar bisa menghasilkan 3 atau 4 ton kakao lebih banyak.

"Untuk itu diperlukan terus-menerus teknologi dan inovasi yang terbaru. Selain itu, manajemen Pusat Pengolahan Kakao UGM juga harus terus menerus disesuaikan dan beradaptasi dengan kemajuan revolusi industri 4.0 dan society 5.0 yang tengah mendunia saat ini," kata Menteri Nasir.

Selain menghasilan berbagai inovasi, Menteri Nasir juga berharap akan selalu ada penelitian, rekayasa, dan inovasi baru yang dihasilkan oleh para mahasiswa pascasarjana PPKIPKT UGM.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini menargetkan para peneliti PPKIPKT UGM bisa berkolaborasi dengan peneliti lain di Indonesia maupun luar negeri untuk berinovasi memproduksi kakao.

"Inovasi itu tidak terbatas, yang membatasinya hanya langit dan kemauan. Oleh sebab itu, para generasi muda Indonesia harus tidak pernah lelah untuk menghasilkan Good News From Indonesia dalam berbagai sektor," tukasnya.

Selain diresmikan Menteri Nasir, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto juga tampak hadir dalam acara ini. Selain itu turut hadir pula Bupati Batang, Wihaji dan Rektor UGM, Panut Mulyono.

Bersamaan dengan itu, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto menyatakan, Indonesia perlu menggunakan inovasi agar dapat menyaingi negara penghasil coklat dari Eropa.