Standard Post

Perguruan Tinggi Harus Lahirkan Lulusan Kewirausahaan

PKBNEWS - KEMENTERIAN Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) mendorong Perguruan Tinggi menghasilkan lulusan yang mampu berwirausaha dan menciptakan lapangan pekerjaan. Lulusan kewirausahaan ini, salah satu upaya untuk mengurangi angka pengangguran di Banten utamanya.

Menristekdikti HM Nasir mengatakan hal itu di sela seminar bertema: "Membangun Indonesia Dengan Tenaga Kerja Berkualitas" yang gelar Forum Merdeka Barat (FMB)9 di Pendopo Gubernur Banten KP3B Curug, Kota Serang, Jumat (6/12/2018).
"Lulusan perguruan tinggi harus diperbaiki, SDM harus inovatif, kita harus melakukan perubahan sistem pindidikan," ujar Menteri Nasir.

Menurut Nasir, harus dilakukan perbaikan kurikulum Perguruan Tinggi (PT) dengan menghasilkan lulusan yang mempu melakukan kewirausahaan dan menciptakan lapangan kerja.

"Saya moratorium pendidikan sosial. Kemudian sain, enginering, matematika harus didorong agar mampu malakukan berbagai inovasi teknologi," kata Nasir.

Kemudian, kata Nasir, pendidikan vokasi di tingkat SMA/SMK harus ditingkatkan serta perlu dibangun akademi komunitas berbasis pedesaan dan diperbanyak politeknik di daerah-daerah.

"Menekan pengangguran adalah dengan pendidikan yang berkualitas sesuai dengan dunia usaha. Kemudian Perguruan Tinggi juga harus punya lembaga sertifikasi profesi sesuai dengan bidangnya masing-masing," ungkapnya.

Indonesia, kata Menteri Nasir, masuk negara besar dengan jumlah penduduk sekitar 266 juta. Namun demikian, tantnagan SDM Indonesia yang lulusan sekolah SMK/SMK sampai yang tidak lulus sekolah angkanya mencapai 87,87 persen.

"Lulusan Perguruan Tinggi di kita hanya 12,13 persen. Sebagian besar lulusan SMA/SMK sampai tidak lulus sekolah," tandas Menteri Nasir.