Standard Post

Cak Imin Minta Kader PKB Tak Saling Menjatuhkan

PKBNews - KETUA Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mewanti-wanti seluruh kadernya untuk bertarung secara sehat dan berpegang teguh pada ahlakul karimah.

"Sesama kader PKB jangan saling menjatuhkan, hanya karena ingin menjadi anggota parlemen," tuturnya.

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) itu juga mengingatkan untuk lebih mengedapankan kepentingan partai, bangsa dan negara.

"Jangan sampai kepentingan prakmatis mengalahkan hubungan persaudaraan yang telah kita bangun bersama," tuturnya.

Pada Pemilu 17 April 2019, PKB mengajukan caleg DPR RI sebanyak 575 orang, tersebar di 80 daerah pemilihan (dapil ) dengan rincian laki-laki 355, perempuan 220 orang.

Dilihat dari fakta tersebut, tutur Cak Imin, akan terjadi persaingan yang cukup ketat sesama kader maupun caleg dari partai lain. Karena itu setiap caleg harus mencurahkan segala kemampuan dan gagasan-gagasan baru agar memperoleh dukungan.

"Belum ada Caleg PKB DPR RI dari Dapil Jakarta yang lolos ke Senayan. Sampai ada perkataan Jatim merupakan lumbungnya PKB," ujar Cak Imin.

Pada Pemilu 2014, Caleg PKB berhasil mendulang 47 kursi DPR RI. Dari jumlah itu sebagian besar dihasilkan dari Dapil Jatim.

Di DPR RI PDI Perjuangan mendominasi dengan 109 kursi. Golkar di urutan kedua dengan kekuatan 91 kursi. Partai Hanura sebagai juru kunci dengan 16 kursi atau 2,9% kursi DPR.

Pada Pemilu 2019, partai yang hendak lolos lolos ke Senayan harus memperoleh minimal 4 persen dari jumlah kursi DPR RI yang diperebutkan.

"Kalau tidak melewati ambang batas perolehan suara," ucapnya.