Standard Post

PKB Surabaya Ingin Mengulang Kemenangan Besar


PKBNews - DEWAN Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Surabaya berkomitmen mengulang kemenangan besar dan meraih kursi terbanyak di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur dan DPRD Kota Surabaya.

"Kami ingin mengulang kemenangan besar dan meraih kursi banyak di DPR RI, DPRD Provinsi Jawa Timur, DPRD kabupaten dan kota," tutur Ketua DPC PKB Kota Surabaya, Musyafak Rouf, Selasa (23/10/2018).

Untuk menggapai terget tersebut, ungkap Musyafak, DPC PKB Surabaya memiliki tiga tugas pada tahun politik 2019 dan nanti di tahun politik pilkada serentak 2020.

"Kami mendapat tugas dari DPW dan DPP PKB untuk mengawal Tri Sukses PKB. Sukses pertama adalah mengembalikan kejayaan PKB meraih 11 kursi di DPRD Kota Surabaya," katanya.

Kedua, lanjut Musyafak, PKB Surabaya harus mengawal suksesnya pemilihan presiden. Dimana PKB menjadi partai pengusung Jokowi-Kiai Ma`ruf. PKB Surabaya harus memenangkan Jokowi untuk bisa melaju di periode dua untuk memimpin Indonesia.

"Sukses yang ketiga adalah mengantarkan kesuksesam Pak Fandi Utomo menjadi DPR RI untuk kemudian menjadi Wali Kota Surabaya. Ini adalah kewajiban saya sebagai Ketua DPC PKB," tegasnya.

Kata Musyafak, kemenangan PKB dalam Pileg akan membantu Fandi Utomo jika nanti berhasil menjabat sebagai Wali Kota Surabaya. Sebab, hanya dengan legislatif yang kuat maka pemerintahan di legislatif bisa berjalan dengan lancar.

"Di sejumlah kepala daerah, termasuk Surabaya, yang ketika legislatifnya tidak dikuatkan, maka akan ada konflik dengan DPRD bahkan oleh artai pengusungnya sendiri," katanya.

Musyafak tidak ingin hal itu terjadi sehingga PKB yakin dan opmitis untuk bisa menguatkan DPRD sehingga bisa menjadi penyokong kelak di kepemimpinan Fandi Utomo sebagai Wali Kota Surabaya.

"Saat ini PKB di Surabaya punya lima kursi. Tapi kalau dilihat berdasarkan survei saat ini, PKB sudah ada di posisi ketiga. Tapi kami optimis kali ini bisa menang besar, dengan angka keberuntungan yang serba satu," ucapnya.

Menurut Musyafak, nomor urut partai PKB adalah angka 1, lalu untuk calon presiden yang diusung juga mendapat nomor urut 1. Kini Fandi Utomo yang selain nyaleg di DPR RI juga dijagokan sebagai cawali Surabaya juga diposisikan di nomor urut 1.

"Ini keberuntungan dan bisa jadi takdir dan jalan Allah. Nanti saat coblosan masyarakat per dapil akan dihadapkan dengan 500 calon. Mulai dari DPR RI, DPRD provinsi, DPRD Kota, DPD, pilpres, kami yakin akan banyak yang memilih angka 1 saja," tegasnya.

 

TERKAIT

    -