Standard Post

PKB Minta Jokowi Segera Turun Tangan Atasi Polemik Impor Beras


PKBNews - POLEMIK antara Kepala Bulog Budi Waseso (Buwas) dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita soal impor beras harus disudahi. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera turun tangan atasi persoalan tersebut.

"Presiden harus segera turun tangan)," ujar Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB, Daniel Johan, kemarin.

Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berkata, persoalan impor beras tersebut harus dilakukan secara hati-hati. Tak hanya karena menyangkut nasib rakyat, tapi juga lantaran kimi sudah memasuki tahun politik.

"Karena semua itu menyangkut nasib rakyat banyak seperti impor beras. Dan itu harus benar-benar matang tidak boleh sembarangan. Harus dilakukan secara hati-hati, apalagi di tahun politik," kata Daniel.

Daniel menuturkan, jika impor pangan ini dilakukan sembarangan bisa berbahaya bagi Jokowi. Sebab, dampak impor beras ini langsung terasa terhadap petani.

"Impor dilakukan secara tidak tepat, bisa berbahaya untuk Pak Jokowi. Bisa menggerus suara Pak Jokowi, karena dampaknya nyata kepada nasib petani," katanya.

Daniel berkata, Komisi IV yang membidangi pangan itu menolak impor beras. Berdasarkan data, stok beras di Bulog cukup.

"Komisi IV menolak impor karena stok di Bulog dan data produksi kementan sangat cukup," ucapnya.

Permasalahan antara Buwas dan Mendag Enggartiasto adalah tentang perkara menyewa gudang untuk menyimpan cadangan beras. Enggar mengatakan urusan menyewa gudang bukanlah urusan pemerintah. Mendengar perkataan Enggar, Buwas bingung. Buwas menyatakan seharusnya Bulog dan Kementerian Perdagangan berkoordinasi untuk menyamakan pendapat.

"Saya bingung ini berpikir negara atau bukan. Coba kita berkoordinasi itu, samakan pendapat, jadi kalau keluhkan fakta gudang, saya bahkan menyewa gudang itu kan cost tambahan. Kalau ada yang jawab soal Bulog sewa gudang bukan urusan kita, matamu! Itu kita kan sama-sama negara," tandasnya.

 

TERKAIT

    -