Standard Post

Dunia Pendidikan Harus Bebas Politik Praktis


PKBNews - WAKIL Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daniel Johan mengimbau calon wakil presiden (cawapres) Sandiaga Uno tidak melakukan kampanye terselubung di kampus.

"Sebaiknya semua pihak sabar menahan diri menunggu sesuai tahapan-tahapan pilpres termasuk kampanye," katanya, Rabu (5/9/2018).

Daniel berkata, dunia pendidikan harus terbebas dari politik praktis. Meski saat ini belum memasuki masa kampanye, setiap calon harus menjaga independensi kampus.

"Bila kampanye di kampus yang harusnya bebas dari politik praktis, nanti dianggap memberi contoh yang tidak baik," katanya.

Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), kehadiran Sandiaga bisa dianggap sebagai kampanye terselubung.

"Saya imbau jangan seperti itu," katanya.

Hari ini Sandiaga mengisi kuliah perdana mahasiswa baru di Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka. Ia didampingi politikus Partai Demokrat (PD) Andi Nurpati.

Di Uhamka, Andi Nurpati juga mempromosikan Sandiaga. Meski tidak menyebut soal ganti presiden, ia berbicara soal ganti pemerintah.

"Kita perlu tangan tangan seperti Mas Sandi untuk memperbaiki, memperbarui, bahkan mengganti sebuah kebijakan-kebijakan tentang bidang ekonomi yang beliau sudah ahlinya di situ. Karena itu, kami yakin Mas Sandi mampu memperbaiki kondisi bangsa Indonesia, kembalikan hak-hak masyarakat kita, bantuan-bantuan jangan dicabut. Jangan dimahalkan harga sembako, listrik," sebut Andi.

TERKAIT

    -