Membawa Ganti Presiden ke Kampus, Aksi Ketua MPR Dinilai Tidak Cerdas
PKBNews - LANGKAH Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Zulkifli Hasan membawa ungkapan ganti presiden kedalam kampus dikritik Anggota Dewan Syura Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) KH Maman Imanul Haq. Menurutnya, membawa-bawa ganti presiden ke kampus itu merupakan aksi yang tidak cerdas.
"Tokoh publik yang juga menyandang jabatan struktural di pemerintahan seperti Zulkifli tidak sepatutnya berbicara demikian. Itu bukan edukasi politik," kata anggota tim sukses pemenangan Joko Widodo - KH Ma`ruf Amin.
Kang Maman sapaan KH Maman Imanulhaq, seharusnya sebagai Ketua MPR, Zulkifli memberi pemahaman kepada mahasiswa tentang sistem kenegaraan dan memilih pemimpin sesuai dengan konstitusi.
"Bukan teriak-teriak ganti presiden," tegasnya.
Kang Maman berharap pengawas pemilu mulai memantau dan bersifat obyektif untuk melihat mana kegiatan yang termasuk kampanye dan mana yang tidak.
"Semua kan sudah ada aturannya," tuturnya.
Melalui partai yang dipimpin, Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di pemilihan presiden 2019. Zulkifli membantah pernyataannya di UMJ sebagai bentuk kampanye, melainkan hanya doa agar pasangan yang dia usung terpilih di Pemilu 2019.







TERKAIT
-