Tak Akan Ada Bank Syariah Tanpa Andil KH Ma`ruf Amin
PKBNews - ISU ekonomi yang digunakan kubu Prabowo-Sandi dalam kampanye di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 tak membuat gentar Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Menurutnya, Kiai Ma`ruf Amin justru ahli ekonomi syariah.
"Terutama jika bicara mustadh`afin, yakni ekonomi yang membela kaum yang lemah," katanya, Selasa (14/8/2018).
Menurut Cak Imin, keberadaan bank-bank syariah di Indonesia tidak akan pernah ada tanpa andil dari Ma`ruf Amin. Pendirian bank-bank syariah itu menurutnya merupakan salah satu bentuk keberpihakan terhadap ekonomi kaum lemah (mustadh`afin).
"Catat ya, Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, bank syariah yang lain-lain, tidak akan pernah ada tanpa (peran) kiai Ma`ruf. Beliau adalah bapak ekonomi mustadh`afin," ucapnya.
Kata Cak Imin, bentuk implementasi ekonomi mustadh`afin oleh kiai Ma`ruf Amin juga dibuktikan dengan pendirian koperasi di beberapa wilayah Indonesia serta membentuk lembaga BMT (Baitul Mal wat Tamwil) Nahdlatul Ulama (NU).
"Contohnya ada koperasi di beberapa titik. Ada juga perbankan-perbankan kecil. BMT banyak sekali. Kiai Ma`ruf itu (juga) semua benteng terhadap penguasaan ekonomi asing," tuturnya.
Sekedar untuk diketahui Kiai Ma`ruf Amin saat ini tercatat sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah di empat bank syariah berbeda, yakni Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, Bank Muamalat dan Bank Mega Syariah. Kiai Ma`ruf juga tercatat sebagai anggota dewan pengarah Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS).







TERKAIT
-