Pasca Reformasi Penegakan Hukum Lebih Baik
PKBNews - TUDINGAN Ketua Umum (Ketum) Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) bahwa praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) makin parah ditanggapi santai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daniel Johan. Menurutnya, penegakan hukum era reformasi jauh lebih baik dibandingkan era sebelumnya.
"Pascareformasi, penegakan hukum lebih baik dibanding periode sebelumnya," tegasnya, Senin (23/7/2018).
Daniel menambahkan, hal itu terlihat dengan penguatan berbagai institusi hukum. Meski demikian, dia tak menampik masih ada persoalan dalam upaya penegakan hukum di RI.
"Hal tersebut dibuktikan dengan institusi hukum yang lebih kuat dan independen dibanding periode sebelumnya," ucapnya.
Ia berkata, "Meski upaya penegakan hukum yang mampu mewujudkan keadilan masih banyak persoalan, hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas masih berlangsung."
Daniel berkata, soal pernyataan Tommy terkait dimanjakannya investasi asing, itu adalah dampak undang-undang yang makin liberal di era pascareformasi. Contohnya UU Minerba 4/2009 yang dinilai perlu dikoreksi agar beriringan dengan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.
"Itu semua dampak UU yang makin liberal pascareformasi, seperti UU Minerba, dan ini memang perlu dikoreksi agar UU senapas dengan Pancasila dan UUD 45," katanya.
Sebelumnya, Tommy Soeharto menyentil pemerintahan pascareformasi. Baginya, tidak ada perbaikan dalam pembangunan di Indonesia.
"Reformasi janjikan KKN hilang, tapi nyatanya makin parah. Utang luar negeri semakin besar. Investasi asing pun semakin dimanja," kata Tommy, Minggu (22/7).







TERKAIT
-