Cak Imin: Muliakan Kaum Perempuan
Jakarta - MEMULIAKAN Perempuan merupakan misi agama Islam sebagai rahmatan lil alamin yang menyebar kedamaian ke semua mahluk. Demikian ditegaskan Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) H Abdul Muhaimin Iskandar, Selasa (8/3/2016).
Menurut Cak Imin panggilan akrab H Abdul Muhaimin Iskandar, dalam agama Islam perempuan memiliki tempat sangat mulia. Kaum hawa tidak hanya dijadikan objek penderita, melainkan pejuang kehidupan.
"Selamat Hari Perempuan Sedunia. Mari kita gali kembali ajaran Islam terkait perempuan di masa awal perkembangan Islam," ujarnya.
Di awal perkembangan Islam, ungkap Cak Imin, persoalan perempuan juga dibahas. Tapi tak sebatas ibu, anak dan istri. Namun, sumbangsih aktif kaum perempuan di semua lini kehidupan.
"Pintu surga terbuka seluas-luasnya kepada hamba-Nya yang taat, tanpa membedakan jenis kelamin. Kita pun harus membuka sebesar-besarnya peran publik yang dimiliki perempuan seperti di awal masa Rasulallah SAW," katanya.
Cak Imin mengingatkan, pada awal perkembangan Islam, peran publik perempuan justru besar di tengah budaya keras terhadap pemberdayaan perempuan.
"Kanjeng Rasul SAW melakukan terobosan memuliakan pemberdayaan perempuan yang ditentang kaum jahilliyah," ucapnya.
Ia menambahkan, umat Islam Indonesia terutama keluarga besar PKB wajib meniru keteladanan Kanjeng Rasul SAW yang santun membangun kesetaraan gender jauh sebelum masa kenabiannya.
"Setiap langkah Kanjeng Rasul SAW membangun ummah dimulai dengan mengkoreksi tradisi jahilliyah soal penindasan perempuan," ujar Cak Imin.







TERKAIT