Standard Post

Cak Imin Minta Kader PKB Tidak Terpaku Hasil Survei


PKBNews - KADER Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) diminta untuk tidak terpaku pada hasil survei dalam menyusun strategi kemenangan pasangan calon Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Sudirman Said-Ida Fauziyah. Sebab, survei hanya asumsi dari sampling.

"Yang fakta itu bukan survei, survei hanya hasil dari sample asumsi. Justru dalam hukum alam berlaku teori, siapa yang menguasai darat maka dia lah yang menang," tegas Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dr HA Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, belum lama ini.

Cak Imin menegaskan, menjadikan hasil survei sebagai bahan pertimbangan tidak menjadi masalah karena penguasaan "darat" lah yang sesungguhnya menjadi kunci kemenangan.

"Artinya ketemu masyarakatnya, ketemu konstituennya, ketemu lapangannya, serap aspirasinya. Kayak tadi saya ketemu masyarakat tani, ketemu dengan ibu-ibu, itu segmennya," kata dia.

Di hadapan sejumlah ketua dan sekretaris Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB se-Jateng, serta anggota DPRD maupun anggota DPR RI yang berasal Jateng, Cak Imin juga meminta dua hal. Pertama kepada legislator PKB untuk bergerak di daerah pemilihan (dapil) masing-masing, bahkan jika perlu tidak pulang sebelum target tercapai.

"Tidak boleh pulang, keliling terus pokoknya. Sambil njagani dapilmu masing-masing. Kira-kira dua minggu, setelah dua minggu kita evaluasi lagi," jelasnya.

Sementara yang kedua, kepada DPC dan fraksi agar mengonsolidasi seluruh kekuatannya masing-masing hingga tingkat ranting.

"Lakukan revitalisasi atau penyegaran, orientasi dan seterusnya dalam maksimal waktu dua minggu ini. Jadi, seluruhnya bergerak untuk dua minggu, sambil kita evaluasi dua minggu berikutnya," tandasnya.

Selain sejumlah ketua dan sekretaris DPC PKB, anggota DPRD maupun anggota DPR RI yang berasal dari PKB, hadir dalam kesempatan itu Ketua DPW PKB Jawa Tengah Muhammad Yusuf Chundlori atau Gus Yusuf, Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno, calon Gubernur Sudirman Said dan calon Wakil Gubernur Ida Fauziyah.