Standard Post

Antisipasi Suara Hilang, PKB Terjunkan Banser


JAKARTA- Suara warga negara Indonesia yang berdomisili di luar negeri diperkirakan banyak yang hilang karena adanya perlakuan diskriminatif dari panitia penyelenggara pemilu. PKB meminta ada pemilihan ulang serta membuat persiapan khusus agar situasi serupa tak terjadi di dalam negeri.

"Kita menyesalkan begitu banyak suara pemilih di luar negeri yang akan kehilangan hak pilihnya, dan kami akan kerahkan untuk segera melaporkan ke Bawaslu dan KPU  untuk menuntut pemilu ulang," jelas Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar usai acara Baiat Caleg PKB di Kantor DPP PKB, Senin (7/4/2014).

Pemilu ulang, meskipun bakal menghabiskan dana, tenaga, serta waktu tambahan jika dilaksanakan, Cak Imin menjamin suara WNI di luar negeri ikut menentukan masa depan bangsa. Tak lupa, ia mempersiapkan pengamanan suara di dalam negeri.

"Untuk saksi PKB, kita tempatkan dua saksi per TPS dan ditambah dengan dengan dua Garda Bangsa dan dua dari Banser NU, ini khusus dapil Jawa Timur dan Jawa Tengah yang perlu ekstra ketat mengamankan suara PKB, kita tidak menghendaki adanya kecurangan," tegas Cak Imin.