Pencalonan Cak Imin Hanya untuk Melengkapi Jokowi
PKBNews - KETUA Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengungkapkan alasan kenapa dirinya mencalonkan diri menjadi calon wakil presiden (cawapres). Semata-mata ingin melengkapi kekurangan yang ada di pemerintahan saat ini.
Panglima Santri Nusantara itu mengibaratkan niatnya seperti bendera Merah Putih, yaitu Cak Imin melihat pemerintah sekarang bernuansa merah sementara dirinya sebagai Panglima Santri melengkapi putihnya.
"Pemerintah saat ini bisa dibilang merah, maka santri yang putih yang akan menyempurnakan. Kalau merah putih tetap tak bisa tegak maka santri yang harus memastikan Indonesia tetap tegak berjaya," katanya, Kamis (19/4/2018).
Menurut Cak Imin, majunya ia sebagai cawapres hanya lah untuk melengkapi Jokowi yang dianggap lemah dukungan dari kalangan umat Islam.
"Saya dinilai sebagai orang yang mewakili nasionalis agamis. Selama ini ada pandangan yang salah tentang Pak Jokowi yang nasionalis dan saya agamis. Saya adalah nasionalis dan santri yang agamis,” ucapnya.
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) itu berkata, umat Islam yang agamis dan nasionalis dicontohkan dengan baik oleh pendiri Nahdlatul Ulama (NU) yaitu KH Hasyim Asy’ari.
"Indonesia berbeda dengan di Jazirah Arab, usai kekhilafahan di sana rontok maka pekerjaan rumah yang harus dilakukan dan terlambat mereka lakukan adalah menanamkan nasionalisme," ucapnya seraya menambahkan, "Indonesia jauh sebelum kemerdekaan sudah ditanamkan bibit-bibit nasionalisme oleh para wali dan ulama. Salah kalau ada yang bilang santri tak nasionalis, kita adalah nasionalis agamis.”







TERKAIT