Standard Post

Tangsel Masuk Zona Merah, DPW PKB Banten Inisiasi Penyemprotan Disinfektan


PKBNews - MASUKNYA wilayah Tangerang Selatang (Tangsel) dalam zona merah penyebaran virus Corona atau Covid 19 membuat masyarakat resah. Untuk meredam keresahan masyarakat, Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Banten Achmad Fauzi menginisiasi penyemprotan disinfektan ke rumah-rumah warga.   

"Kami menyiapkan ribuan liter disinfektan untuk menyemprot rumah warga, area lingkungan dan fasilitas umum dan fasilitas sosial warga," kata Achmad Fauzi, Jumat (27/3/2020).

Penyemprotan disinfetkan di wilayah Tangsel ini, kata dia, melibatkan pengurus DPC PKB Tangsel sampai tingkat kecamatan. Penyemprotan pun dilakukan dengan dua model, pertama, menggunakan armada dengan volume 500 liter disinfektan dengan alat semprot menggunakan genset. Armada tersebut khusus digunakan untuk wilayah terbuka seperti jalan raya, kebon, lapangan, tanah kosong dan lain-lain. Kedua, alat semprot kecil berukuran 16 liter. Alat ini digunakan untuk wilayah yang tidak terjangkau alat semprot besar.

"Semua itu kami lakukan agar menghambat penyebaran Virus Corona atau Covid-19 ke masyarakat," katanya.

Fauzi mempersilakan masyarakat Tangsel yang ingin lingkungannya dilakukan penyemprotan disinfektan, dapat menghubungi pengurus atau ke nomor 0895-0896-5050.

"Silakan masyarakat Tangsel dapat menghubungi pengurus kami (PKB) tanpa birokrasi yang panjang, PKB siap gerak cepat, keselamatan warga paling utama saat ini," tegasnya.

Pernyataan Ketua DPW PKB Banten diamini Koordinator kegiatan pencegahan Covid-19 PKB Tangsel, Kristianto S.N. Menurutnya, pencegahan yang bersentuhan di kediaman masyarakat saat ini sangat dibutuhkan. Untuk itulah, PKB bergerak cepat sambil menunggu tindakan Gugus Covid-19 Tangsel.

"Dari pada menunggu action Pemkot Tangsel yang membutuhkan birokrasi cukup panjang dan malah akan menambah banyak korban, lebih baik cepat kerja membantu pemerintah melakukan pencegahan Covid 19 dengan penyemprotan disinfektan," dalihnya.

Kristianto berharap dengan adanya kegiatan ini dapat memicu Pemkot Tangsel dan stakeholder lainnya agar dapat bersama-sama melakukan pencegahan.

"Agar tidak lagi bertambah korban yang terjangkit virus Covid-19," tutupnya.