Standard Post

Dibantu Politisi PKB, 60 Rumah di Dua Desa Bondowoso Dapat Sumbangan Listrik Gratis


PKBNews-SEDIKITNYA 60 rumah di Desa Kemuningan Taman Krocok dan Desa Kelabang Tegalampel segera terbebas dari kegelapan. Pasalnya, dua desa yang sudah lama terisolir tersebut mendapatkan sambungan listrik gratis setelah diperjuangkan oleh Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bondowoso, daerah pemilihan (Dapil) V, H Syamsul Tahar.

"60 penerima tersebut terdiri dari 35 warga Desa Kemuningan dan 25 Desa Klabang. Dua desa tersebut masuk daerah terisolir, yang selama  ini belum tersentuh aliran listrik," kata H Syamsul saat melakukan sosialisasi bantuan Sambungan Rumah Instalasi Rumas (SR-IR) atau KWh gratis untuk 60 penerima bantuan di kediaman H Syamsul Tahar, kemarin.

Menurut Syamsul, semua bisa terjadi berkat komunikasi dan turun lapangan, serta dikonsultasukan di internal PKB.

"Meski tak semua ajuan mendapatkan full. Alhamdulillah sebagian sudah terealisasi," ujarnya.

Kata Syamsul, sosialisasi ini dimaksudkan agar calon penerima bantuan tahu secara langsung,  bahwa akan direalisasikan bantuan listrik atau meteran gratis.

"Agar tahu tentang fasilitas apa saja yang didapatkan. Sehingga bisa dikawal oleh masyarakat sendiri, agar tepat sasaran dan sesuai peruntukannya," kata dia.

Syamsul tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada Fraksi PKB dan Pimpinan PKB yang betul-betul bekerja secara solid.

"Hampir seluruh anggota FPKB, di bawah kawalan pimpinan H Tohari terdistribusi bantuan listrik itu. Tahun 2019 kemarin, pihaknya sudah menyambungkan untuk sekitar 136 rumah, di Desa Karanganyar dan Mandiro," tuturnya.

Terpisah, Ketua FPKB, H Tohari mengatakan, bantuan ini tidak akan sampai di masyarakat tanpa ada upaya tim PKB di bawah yang melaporkan kepada anggota Fraksi PKB.

"Ibarat ulu-ulu banyu di saluran utama, kalau tidak ada tim di bawah yang bekerja, air tidak akan sampai ke sawah. Maka dibutuhkan tim yang solid," kata Tohari.

Sebenarnya kata dia, listrik ini tidak gratis, karena PLN pasti tidak mau rugi dan dituntut untuk untung.

"Kenapa masyarakat tidak usah bayar?, karena itu dibiayai oleh APBD yang dibahas bersama antara DPRD dan Pemkab Bondowoso," kata dia.

Karena masyarakat tidak usah beli kata dia, maka masyarakat harus bersyukur, dengan cara menjaga dan menggunakan untuk hal-hal yang bermanfaat.

"Seperti belajar, ibadah dan sebagainya," katanya.

Hadir juga dalam sosialisasi sambungan listrik gratis itu, pihak Perekonomian Pemkab Bondowoso, Puji. Camat Taman Krocok, Muhdar dan 60 penenrima meteran listrik gratis.

TERKAIT

    -