FPKB Banjarmasin Perkenalkan Politik Riang Gemberi Kepada Milenial
PKBNews - FRAKSI Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banjarmasin memperkenalkan politik riang gembira kepada kaum milenial, khususnya para jombloers, melalui forum diskusi bertema "Politik Riang Gembira" yang digelar di Warung Kopi Ganja.
Hadir dalam diskusi tersebut Ketua FPKB Banjarmasin Hilyah Aulia dan anggota fraksi yakni Rahman Nanang Riduan, Zainal Hakim dan Dedi Sophian serta Zainal A Husni.
Menurut Hilyah Aulia, FPKB Banjarmasin sengaja memperkenalkan politik riang gembira kepada kaum milenial agar mereka mengetahui politik itu santun, beretika dan tidak hujat menghujat serta tak saling menghina.
"Jadi politik itu riang gembira, jadi santai, jangan kaku dan jangan takut berpolitik. Karena selama ini anak muda berpikir politik itu kejam,” ujarnya.
Hilyah berkata, kegiatan diskusi semacam ini akan rutin diselenggarakan FPKB sebagai upaya pendampingan bagi adik-adik milenial di Banjarmasin.
"Fraksi PKB ada di dekat mereka, bahwa mereka bisa curhat ke kita. Ada problem apa, malah kalau mereka para jomblo-jomblo ingin curhat juga," tuturnya.
Sementara aspirasi yang disampaikan saat kegiatan itu, yakni permasalahan anak jalanan dan keberadaan sebagai pengamen. Yang mana mereka mengeluhkan pasal 34 UUD 45 yang belum berjalan maksimal.
"Aspirasi ini akan kita bawa dewan," ucap Hilyah.
Di tempat sama, Zainal A Husni menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB Abdul Muhaimin Iskandar yang diteruskan ke daerah termasuk Banjarmasin.
Ia pun mengatakan, berpolitik itu mudah asalkan ada semangat ditambah kemauan dan perjuangan.
"Jangan takut dan jangan was-was berpolitik," katanya.
Dia menambahkan, "Kegiatan ini diisi dengan diskusi tanya jawab dengan mengundang pemuda dan wartawan juga dalam rangka kegiatan positif untuk terlibat dalam membangun daerah."







TERKAIT
-