DPC PKB Bandung Salurkan Sembako untuk Korban Banjir
PKBNews - DEWAN Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bandung salurkan bantuan sembako untuk korban banjir dan masyarakat berdampak banjir.
Penyaluran paket sembako ini dipimpin Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung yang juga Ketua Fraksi PKB DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal. Turut hadir Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bandung Renie Rahayu Fauzi, Wakil Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung Hadiat dan Sekretaris DPC PKB Kabupaten Bandung Tarya Witarsa.
Paket sembako tersebut disalurkan di 11 titik di lokasi banjir yang terdampak atas luapan Sungai Citarum, Anak Sungai Citarik dan Sungai Cikeruh. Warga begitu antusias menerima bantuan paket sembako yang disalurkan DPC PKB itu.
Sebelas titik yang didatangi tim itu tersebar di tiga kecamatan. Empat titik di Desa Sumbersari, Kecamatan Ciparay. Selanjutnya, tim bergerak ke lima titik di Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang. Dua titik lagi di Desa Sukamanah, Kecamatan Rancaekek.
"Penyaluran bantuan ribuan paket sembako itu sebagai bentuk keterpanggilan dirinya sebagai wakil rakyat di daerah pemilihannya di Kabupaten Bandung. Lokasi banjir menjadi prioritas penyaluran sembako. Bantuan ribuan paket sembako itu langsung diserahkan kepada penerima manfaat," katanya.
Dia menambahkan, "Kebetulan kami bermitra dengan BRI. BRI memberikan bantuan sosial melalui program corporate social responsibility (CSR). Pascabanjir, bantuan CSR menjadi solusi dalam membantu para korban banjir."
Cucun mengaku sudah sejak lama menyuarakan penanggulangan ancaman banjir melalui upaya langkah bersama yang melibatkan pemerintah kabupaten/kota di Bandung Raya. Hal itu untuk menghindari adanya ego sektoral dari masing-masing pemerintah daerah.
"Saya berharap duduk bersama antara Pemkab Bandung, Sumedang, Garut, Pemkot Bandung, serta Gubernur Jawa Barat dalam memecahkan bersama penanggulangan banjir di Bandung Raya," tuturnya.
Jika anggaran tak cukup untuk penanggulangan banjir, kata Cucun, bisa dikoordinasikan dengan pemerintah pusat. Apalagi saat ini sedang berlangsung pelaksanaan proyek nasional penataan daerah aliran Sungai Citarum dan anak sungai.
"Kami berharap dalam penataan Sungai Citarum itu, Pemkab Bandung harus lebih proaktif," ucap Cucun.
Namun, yang menjadi kelemahan pemerintah kabulaten/kota di Jawa Barat ini, lanjut Cucun, tak mengikuti perkembangan yang menjadi program strategis pemerintahan Jokowi-Ma`ruf Amin.
"Mereka sudah merasa cukup dengan program yang ada," katanya.







TERKAIT