Sikap PKB Jelas, Muslim Uighur Saudara Kita
PKBNews - POSISI Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terkait persoalan muslim Uighir sudah sangat tegas, muslim Uighir merupakan saudara.
"Posisi kita jelas kita kok, kita memihak kemanusiaan dimanapun itu, apalagi jika menyangkut umat Islam," tegas Ketua Bidang Agama dan Dakwah Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB, Syaikhul Islam Ali, kemarin.
Syaikhul berkata, semua pihak harus menyikapi persoalan muslim Uighur dengan kepala jernih dan pikiran yang tenang. Bangsa Indonesia, ujar Syaikhul, tidak bisa melihat kasus ini secara parsial.
"Uighur ini kan belum jelas betul apakah ini soal separatisme, terorisme atau diskriminasi SARA. Jadi jangan nanti kita latah bersikap ternyata gak nyambung," katanya.
Syaikhul menambahkan, masalah Uighur harus dilihat dari konteks kesejarahan yang menyertainya. Selain itu, dialektika perang dagang antara AS dengan Tiongkok juga tidak bisa dinafikan.
"Kita sama-sama tahu-lah agenda geopolitik AS sangat kental disitu. Ya kalau dua ormas besar itu tidak bisa didikte China apalagi AS," tuturnya.
Legislator asal Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim) itu berkata,terkait tulisan di Wall Street Journal yang menyudutkan NU dan Muhammadiyah, Syaikhul memastikan kedua ormas Islam terbesar di Indonesia tidak akan terpangaruh.
"Saya yakin NU dan Muhammadiyah tidak akan terpengaruh dengan propaganda murahan seperti itu," tandasnya.







TERKAIT
-