Standard Post

Selama Regulasi Lemah, Orang NTT Akan Pulang Bawa Derita


PKBNews - SEKRETARIS Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Alor, Buce Brikmar menegaskan, selama regulasi dan penegakan hukum lemah maka selama itu orang Nusa Tenggara Timur (NTT) akan pulang membawa derita, bahkan meninggal dunia.

"Ketika bicara keterampilan kerja mau bentuk apapun selama regulasi dan penegakan hukumnya lemah maka selama itu pula orang NTT yang sudah dilatih ketrampilan kerjanya melalui PJTKI apapun, akan pulang membawa derita bahkan meninggal," katanya dalam diskusi yang digagas DPP PKB, kemarin.

Mantan Ketua Dewan Koordinator Wilayah (DKW) Garda Bangsa Provinsi NTT itu berharap diskusi tersebut menjadi rekomendasi bagi negara agar selalu hadir dalam kehidupan para pekerja di semua sektor.

"Kerja memang menjadi hak setiap orang, namun dalam bekerja setiap orang harus dilindungi dan mendapatkan perlindungan," tuturnya.

Buce berkata, kasus Buruh Migran banyak sekali, dan sampai saat ini pemerintah belum menemukan formula kebijakan yang dapat menjamin serta melindungi mereka yang rentan mendapatkan kekerasan fisik maupun psikis. Bahkan bisa meregang nyawa.

"Menjadi penting diskusi yang digagas DPP PKB bersama sejumlah lembaga giat ketenaga kerjaan agar dapat menyimpulkan rekomendasi bersama untuk dapat dijalankan oleh pemeritah selaku eksekutor dari produk hukum yang kelak nanti dihasilkan," katanya.

Mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Alor mengaku telah mendalami persoalan buruh migran sejak era Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri.

"Saya ikut mengadvokasi persoalan ketenaga kerjaan di NTT yang didalamnya kami temukan berbagai modus perdagangan orang, nah disini kami lihat ada sebuah kelemahan mendasar pada regulasi maupun penegakan hukum itu sendiri maka," tegas Buce.

Buce menuturkan, apa gunanya punya segudang tenaga terampil yang siap dipekerjakan, namun harus mendapatkan perlakuan tidak adil di negeri orang.

"Bersyukur ketika DPP PKB menginisiasi kegiatan diskusi ini guna ditindaklanjuti ke DPR dan pemerintah. Ini persoalan kemanusiaan yang wajib diperjuangkan oleh seluruh komponen bangsa. Dan, DPP PKB telah memulainya dengan diskusi ini, tentu menjadi spirit bagi kita semua untuk tak lelah berbicara dan berjuang bersama demi hak-hak mereka yang belum menjadi perhatian serius pemerintah hari ini," tandasnya.

 

TERKAIT

    -