BUMN Diminta Jujur Laporkan Kondisi Terkini Pembangunan IKN
PKBNews - BADAN Usaha Milik Negara (BUMN) yang ditugaskan mendukung pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) diminta jujur dalam melaporkan kondisi terkini tahapan pembangunan termasuk kendala-kendala yang mereka hadapi.
"Saya minta kepada BUMN terkait untuk jujur," kata Ketua Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) Faisol Riza usai memimpin kunjungan kerja BUMN di Balikpapan, kemarin.
Komisi VI DPR RI, ungkap Faisol, mendukung secara penuh pembangunan yang saat ini sedang digulirkan beberapa BUMN. Termasuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang mengacu kepada masyarakat seperti pembebasan lahan.
"Tadi disampaikan bahwa mereka membutuhkan pembebasan lahan sekitar 38 hektar dan reklamasi sekitar 32 hektar, ini untuk AP I. Nah, itu semua membutuhkan kerja sama dari semua stakeholder termasuk kita yang ada di DPR. Kalau memang itu yang dibutuhkan maka kita akan dorong. Karena kita mitra kementerian BUMN itu fokus termasuk membantu AP I supaya bisa menyelesaikan tugasnya dalam mendukung ibu kota yang baru," kata dia.
Politisi PKB itu berkata, pertemuan dengan BUMN pendukung pembangunan di Kaltim ini untuk mengumpulkan bahan untuk rapat dengan Menteri BUMN. Ia menuturkan pertemuan ini guna mencari kebutuhan-kebutuhan BUMN pendukung tersebut serta memutuskan bentuk dukungan yang akan diberikan DPR untuk BUMN.
"Otomatis pasti akan ada tambahan anggaran. Apalagi ini kan dikebut oleh pemerintah pusat, sehingga mau tidak mau alokasinya akan cepat dan besar. Nah masalahnya bukan itu, masalahnya adalah apakah bumn kita yang ada di sini siap melakukan dukungan itu, makanya kita hari ini dan besok akan melakukan evaluasi setelah mendapatkan laporan dalam pertemuan tadi," katanya.







TERKAIT
-