Standard Post

FPKB DPRD Demak Nilai Pemkab Demak Gagal


PKBNews - KETUA Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Demak menilai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak gagal menekan angka kemiskinan dan gagal memperbaiki tata kota.

"Tujuan smart city mencerdaskan masyarakat melalui teknologi, padahal tanpa program itu masyarakat sudah sangat pandai menggunakan tekonologi. Mestinya, pemda lebih dahulu memperbaiki tata kota," kata Ketua FPKB DPRD Demak, Edi Sayudi, kemarin.

Menurut Edi, program yang digelontorkan pemda selama ini baru sebatas slogan. Dia mencontohkan, program literasi salah satunya karena tidak ada ruang tempat baca bagi anak-anak di Kabupaten Demak.

Selanjutnya, kondisi smart city sebenarnya adalah support untuk perjalanan bagaimana supaya masyarakat mengenal sistem teknologi yang ada sekarang.

"Mestinya smart city harus mengedepankan tata kota, sehingga ketika orang masuk ke Demak, orang akan tahu smart citynya mengena. Sehingga orang awam pun tahu tidak hanya sekedar slogan smart city," kata Edi.

Ia menegaskan, Demak sebagai penyangga Provinsi Jawa Tengah tidak siap menampung wisatawan yang datang.

"Kabupaten Demak berdekatan dengan kota provinsi, namun saat orang masuk Demak, mau rekreasi, ke restoran, hotel namun belum ada yang memadai dan ini bisa difasilitasi negara," katanya.