Standard Post

Mendes Pastikan Tak Ada yang Nitip Proyek di Kementeriannya


PKBNews - MENTERI Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar pastikan tak ada yang bisa titip proyek ataupun minta proyek di kementeriannya.

"Saya harus menempatkan diri sesuai dengan positioning-nya, yaitu saya ini lagi di mana. Setelah saya masuk ke dalam pemerintahan, tidak ada yang bisa titip atau minta proyek," tegasnya, kemarin.

Gus Halim sapaan akrab Abdul Halim Iskandar berkata, diberikan kepercayaan mengemban amanah menjadi pimpinan bukan hal baru, ia pernah menjadi Ketua DPRD Kabupaten Jombang dan Ketua DPRD Jatim.

"Saya pastikan di kementeriannya tidak ada program yang bersifat misalnya pengadaan secara besar-besaran, infrastruktur juga tidak ada. Memang tidak ada suatu proyek yang besar. Jadi aman‑aman saja. Kembali pada posisi, karena posisiku di sini ya begini," katanya.

Menurut Gus Halim, ia bekerja bekerja untuk bangsa dan negara. Jadi harus fokus pada tujuan tersebut. Soal nanti PKB dapat pengaruh positif dari kinerja dirinya di kabinet, itu soal lain.

"Anggap saja itu bonus," katanya.

Dia menambahkan, jadi kewajiban itu muncul kalau sudah masuk waktunya. Ia mencontohkan, sesorang tidak punya kewajiban salat maghrib kalau belum waktunya salat maghrib. Artinya, ia bekerja semaksimal mungkin dan berhikmat pada bangsa.

"Itu tidak ada urusannya dengan siapapun. Kewajiban saya sebagai pembantu presiden adalah melaksanakan semua tugas‑tugas presiden secara maksimal," kata Gus Halim.

Sebagai menteri, ia wajib menyukseskan visi misi presiden. Tidak ada hubungan antara posisi dirinya sebagai menteri dengan hal lain di luar itu. Oleh karena itu, ia kepada wakil menteri bilang, kerja bareng.

"Mana yang harus saya kerjakan dan mana yang bisa wakil menteri kerjakan. Nah dari situ saya kemudian mendalami semua isu itu. Dalam waktu singkat saya mengatakan bahwa dalam perspektif Kementerian Desa tidak ada desa fiktif," tandasnya.