Standard Post

PKB Minta Menag Lakukan Reformasi Birokrasi


PKBNews - MENTERI Agama (Menag) Fachrul Razi diminta lebih fokus melakukan reformasi birokrasi ketimbang mengurusi larangan pemakaian cadar dan celana cingkrang. Pasalnya, kementerian yang dipimpin Fachrul Razi terkenal korup.

"Lebih baik Menteri Agama fokus melakukan reformasi birokrasi di Kementerian yang memang terkenal korup," kata Anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) KH Maman Imanulhaq, kemarin.

Kang Maman sapaan akrab KH Maman Imanulhaq, menag harus bisa meningkatkan kembali kualitas pendekatan nilai keagamaan yang moderat.

"Melalui cara penguatan sistem kurikulum, memperkokoh kembali komitmen-komitmen dari jajaran kementerian agama, terutama penyuluh. Penyuluh bukan malah memprovokasi penyegelan beberapa rumah ibadah. Atau bukan seperti yang lalu penyuluh memprovokasi penyerbuan kelompok-kelompok minoritas," tuturnya.

Kata Kang Maman, dua hal tersebut yang seharusnya menjadi prioritas Menteri Agama dalam menjalankan tugasnya. Bukan malah bicara mengenai hal yang tidak substansional mengenai pelarangan cara orang berpakaian.

"Mengurusi cara berpakaian sangat tidak efektif, tidak substantif, ketika upaya pelarangan penggunaan cadar dan cara berpakaian. Itu sangat tidak substansional," katanya.

Menurut Kang Maman, jauh lebih baik jika Kementerian Agama mengikuti strategi Jokowi yang merangkul pihak-pihak yang saat Pilpres berseberangan dengannya.

Langkah itu, kata dia, bisa diikuti Kementerian Agama untuk merangkul kelompok-kelompok radikal dan anti Pancasila dengan tetap memberikan edukasi mengenai kebebasan beragama dan nilai-nilai Pancasila.

"Menteri Agama itu merangkul semua kelompok radikal, anti Pancasila dan kelompok yang berseberangan dengan Jokowi selama pilpres. Tapi tetap mengedepankan kebebasan beragama dan komitmen kita menjaga Pancasila tetap harus terjaga," tandasnya.