Standard Post

Penusukan Wiranto, PKB Pertanyakan Kinerja Kepolisian dan Intelijen


PKBNews - PARTAI Kebangkitan Bangsa (PKB) pertanyakan kinerja Kepolisian dan intelijen terkait penusukan terhadap Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Mekopolhukam) Wiranto.

"Di mana kerja kepolisian dan intelijen? Kok, bisa kecolongan. Kejadian ini menunjukan pertahanan dan keamanan Indonesia tidak sedang baik-baik saja," kata Wakil Sekretaris Dewan Syuro DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) KH Maman Imanulhaq, kemarin.

Anggota Fraksi PKB Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) itu menegaskan, inti dari kasus penusukan Menko Polhukam itu adalah negara ini tengah mengalami gangguan keamanan dan stabilitas negara.

"Kepolisan dan intelijen tak boleh lengah," kata Kang Maman sapaan akrab KH Maman Imanulhaq.

Kang Maman mengingatkan bahwa peristiwa penusukan tersebut akan menjadi sorotan dunia. Apalagi dengan adanya sosial media yang cepat sekali mengabarkan informasi.

"Kabar yang dibawa menurut saya akan mempermalukan Indonesia, terutama bagi Kepolisian dan intelijen," ujarnya.

Wiranto siang tadi mengalami penyerangan di Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten. Dikabarkan Wiranto mengalami luka di bagian perut. Ia saat ini tengah berada di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat, Jakarta.

Hasil penelusuran polisi, dari dua pelaku penusukan, salah satunya yakni Abu Rara disebut telah terpapar paham radikal yang terafiliasi dengan ISIS.