Standard Post

Pemkab Probolinggo Dinilai Lamban Pulangkan Warga di Wilayah Konflik Wamena


PKBNews - PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dinilai lamban merespons kesulitan warga Probolinggo yang berada di Wamena, Papua, pascakerusuhan. Pernyataan Wakil Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko sama sekali belum mengetahui jumlah Warga Probolinggo yang tertahan di Wamena.

"Pernyataan Wabup Probolinggo menurut saya bentuk kenaifan. Karena tidak tahu jumlah dan angka pasti warga Probolinggo yang mengungsi. Padahal sudah seminggu lebih bahkan sudah ada yang meninggal," ujar Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Probolinggo, Abdul Malik Haramain, kemarin.

Menurut Malik, pemkab harusnya segera mengambil sikap dan bertindak. Yakni dengan memfasilitasi warga yang merantau di Wamena jika ingin pulang ke Probolinggo.

Selain itu, kata Malik, FPKB Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo untuk mendesak pemerintah daerah segera bertindak. Agar pemkab tidak lamban memberikan bantuan pada warga yang masih bertahan di Wamena pasca kerusuhan.

"Mayoritas warga Leces, di mana jumlahnya ada 350an lebih. Saya harap segera didata dan pastikan aman, jangan lambat lagi. Ini kan sudah lambat banget, sudah seminggu lebih masih ngomong data," ujarnya.

Terkait pemulangan warga Probolinggo dari Wamena, kata dia, pihaknya siap membantu pemerintah jika terkendala dana. PKB, lanjut Malik, dirinya siap urunan agar warga Probolinggo yang tertahan di Wamena dan ingin pulang bisa segera diberangkatkan.

TERKAIT

    -