Standard Post

Pilbup Malang, PKB Jatim Beri Lampu Hijau Koalisi dengan PDI Perjuangan


PKBNews - KETUA Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur (Jatim) Abdul Halim Iskandar memberi sinyal lampu hijau kemungkinan terjadinya koalisi antara PKB dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Malang 2020.

"Kemaslahatan umat menjadi tonggak perjuangan PKB di kancah politik nasional. Dengan berkoalisi, waktu yang dibutuhkan untuk menyejahterakan masyarakat lebih singkat," ujarnya, kemarin.

Gus Halim memastikan, cara berpikir PKB itu kemaslahatan. Karena cara berpikirnya kemaslahatan, PKB berpikirnya koalisi dapat dilakukan supaya capaian kesejahteraan bagi masyarakat bisa diraih dengan waktu yang tidak lama.

"Karene cara pandang PKB seperti itu, maka tentunya harus berkoalisi dengan melibatkan seluruh komponen di tingkatan masyarakat," katanya.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jatim itu menegaskan bahwa dengan membangun koalisi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), maka PKB telah menyatukan dan membangun kekompakan untuk mewujudkan kesejahteraan di masyarakat.

"Otomatis PKB sudah merangkul dan menyatukan kekuatan partai politik. Untuk tujuan kesejahteraan," katanya.

Gus Halim menambahkan, koalisi dapat terjalin dengan melihat dinamika di daerah masing-masing. Jika bicara pilkada serentak di Jatim pada 2020, koalisi yang terbentuk akan berbeda-beda.

"Kalau 2020 nanti ada 19 daerah melaksanakan pilkada serentak. Maka akan ada 19 varian dalam pengelolaan pilkadanya," tuturnya.

Lebih jauh ia menuturkan, pembentukan koalisi akan berbeda karena mengacu pada kebutuhan masyarakat di setiap daerah masing-masing. Problematika yang dihadapi diharapkan bisa menemukan penyelesaian secara cepat dengan merangkul seluruh komponen.

"PKB akan bertumpu pada problematika masyarakat di daerah masing-masing. Kemudian mencari solusi dengan problem itu dengan goal lahirnya kesejahteraan di masyarakat," terangnya.

PKB, sambung Gus Halim, menargetkan kemenangan di seluruh pelaksanaan pilkada serentak di Jatim meskipun harus berkoalisi dengan PDI Perjuangan seperti pada Pilpres 2019.

"Sangat memungkinkan berkoalisi dengan PDI Perjuangan atau parpol lain. Semua tergantung pada kebutuhan dalam menyelesaikan segala persoalan di daerah masing-masing. Dan target kami menang semua di Pilkada Serentak 2020 nanti," tegasnya.

TERKAIT

    -