Standard Post

Pemilihan Wagub DKI Jakarta Tak Terlalu Mendesak


PKBNews - PEMILIHAN Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta tak terlalu mendesak. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) masih banyak tugas yang lebih penting.

"Bukan (hal mendesak) dan gubernur mampu menjalankan tugasnya dan penyerapan anggaran dinas bagus," kata Penasihat Fraksi PKB DPRD DKI, Hasbiallah Ilyas, kemarin.

Hasbiallah meyakini kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan maksimal tanpa pendamping. Anies mampu merotasi jajaran dengan baik untuk menopang kinerjanya.

"Pemilihan pengganti Sandiaga Uno mendesak jika situasi darurat. Misalnya, saat pemerintahan di Jakarta tidak berjalan," katanya.

Dia menambahkan, "Mungkin lebih capek (kerjanya) lebih ekstra. Tapi tidak mengganggu kualitas kinerjanya."

Saat ini, ujar Hasbiallah, DPRD masih mengerjakan tugas yang lebih mendesak. Apalagi, masa bakti dewan berakhir kurang dari tiga minggu.

"Ini dioptimalkan kerjanya untuk yang lebih penting dari soal wagub," tuturnya.

Namun, Hasbiallah enggan mengungkap hal-hal yang sedang dikerjakan anggota dewan

"Ada beberapa Perda (peraturan daerah) lah yang harus diselesaikan," ujarnya.

Hasbiallah membantah proses pemilihan cawagub DKI tersendat lantaran politik uang. Tudingan itu sempat dilontarkan politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Rian Ernest Tanudjaja.

Hasbiallah menilai ucapan Rian keliru. Dia menyebut, jika ada politik uang, pemilihan pendamping Anies seharusnya sudah selesai.

"(Lamanya) karena memang tugas DPRD agak padat. Kita buru-buru (memilih wagub) mau ngapain sih?," tandasnya.

TERKAIT

    -