Standard Post

DPC PKB Alor Ajak Seluruh DPC PKB NTT Pilih Cak Imin Kembali


PKBNews - DEWAN Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Alor mengajak seluruh DPC PKB se-Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk kembali mendukung Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menjadi Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB.

"Sudah seharusnya di Muktamar Bali DPC PKB se-NTT memilih kembali Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai Ketum DPP PKB," kata Sekretaris DPC PKB Alor, Buche, kemarin.

Buche menilai kepemimpinan Cak Imin sangat kuat dan mampu memberikan efek positif bagi perkembangan PKB. Buktinya, setiap hajatan demokrasi, baik itu Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) maupun Pemilihan Umum (Pemilu) PKB terus melejit.

"Di bawah kepemimpinan Cak Imin perkembangan PKB terus melejit, baik itu momentum Pilkada maupun Pemilu 2014 hingga 2019. Itulah dasar penilaian kita terhadap ketua umum maka sebagai kader, kami terus menginginkan beliau kembali memimpin," katanya.

Lebih jauh Buche berkata, Cak Imin merupakan salah satu tokoh nasional yang sudah layak memimpin negeri ini ke depan. Apakah menjadi presiden ataupun wakil presiden.

"Semua bergantung pada kerja seluruh kader dan pengurus di semua tingkatan. Giat bekerja menuju tujuan yang lebih besar. Saya optimis beliau punya kemampuan yang sangat terukur, tinggal kita kerjakan. Bagi saya Cak Imin adalah harapan masa depan bangsa karena ia lahir dan dibesarkan lewat tantangan demi tantangan di zamannya hingga ia muncul sebagai sebuah keniscayaan dari zaman itu sendiri," katanya.

Ia menambahkan, KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur adalah tokoh yang tidak pernah membeda-bedakan orang dari kelas sosial manapun, dan Cak Imin adalah sosok yang mampu melanjutkan prinsip kepemimpinan yang mewariskan Gus Dur saat itu.

"Saya yakin seluruh DPW dan DPC PKB se Indonesia punya harapan dan tekad yang sama dengan menitipkan Cak Imin untuk terus memperkuat masa depan Indonesia. Sebagai kader kami siap bekerja dalam tantangan apapun, kami siap. Sukseskan muktamar bersama Cak Imin untuk Indonesia kuat," tandas Buche.

TERKAIT

    -