Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh atau Ninik, mengapresiasi langkah Badan Gizi Nasional (BGN) yang mengalihkan 526.000 porsi Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk membantu korban bencana banjir di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Pengalihan dilakukan menyusul diliburkannya kegiatan belajar-mengajar di berbagai sekolah akibat banjir besar dan longsor.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh (akrab disapa Ninik), menyatakan keprihatinan mendalam atas maraknya kasus penolakan pasien di rumah sakit, yang dalam beberapa insiden tragis berujung kematian.
Anggota Komisi X DPR RI Andi Muawiyah Ramly (Amure) menyatakan dukungan terhadap upaya pemerintah memperkuat layanan pendidikan melalui peluncuran program Guru Wali, namun menekankan pentingnya kejelasan skema kerja serta tujuan program tersebut. Menurutnya, setiap kebijakan baru harus dirancang secara matang agar memberikan manfaat nyata bagi proses belajar-mengajar.
Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB), Ida Fauziyah mengapresiasi kinerja Kementerian Koperasi RI yang telah membangun puluhan ribu Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di berbagai daerah di Indonesia.
Anggota Komisi VI DPR RI, Rivqy Abdul Halim atau akrab disapa Gus Rivqy, menyoroti rencana Danantara yang akan menggelontorkan dana sebesar Rp20 triliun untuk investasi di sektor peternakan ayam broiler dan petelur. Menurutnya, kebijakan tersebut perlu dikaji secara kritis agar tidak mengancam keberlangsungan peternak mandiri, khususnya peternak ayam petelur.
Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Daniel Johan, mendorong pemerintah untuk mengoptimalkan potensi tanaman kratom sebagai komoditas unggulan bernilai ekonomi tinggi. Dia mendorong pengembangan tanaman ini terutama bagi masyarakat di Kalimantan Barat dan wilayah lainnya di Indonesia.
Anggota Komisi VI DPR RI Nasim Khan menegaskan pentingnya pengakuan sektor tembakau sebagai komoditas strategis nasional yang layak menerima subsidi pupuk. Menurutnya, tembakau telah memberikan kontribusi nyata dan berkelanjutan terhadap perekonomian nasional, baik dari sisi penerimaan negara, penyerapan tenaga kerja, maupun penggerak ekonomi daerah.