PKB Minta Pemerintah Jadikan Libur Lebaran Momentum Dongkrak Ekonomi Daerah
PKBNEWS - Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKB, Kaisar Abu Hanifah, meminta pemerintah pusat dan daerah untuk tidak sekadar melihat mudik Lebaran sebagai tradisi tahunan. Momentum libur panjang ini bisa dijadikan strategi besar untuk mendongkrak sektor pariwisata dan menghidupkan ekonomi kreatif di daerah tujuan mudik.
“Libur Lebaran adalah momentum strategis untuk menggerakkan sektor pariwisata daerah. Optimalisasi pariwisata harus dilakukan semaksimal mungkin agar berdampak nyata bagi ekonomi masyarakat, bukan sekadar ramai orang lewat saja,” ujar Kaisar di Jakarta, Rabu (18/3/2026).
Legislator asal Yogyakarta ini menjelaskan lonjakan pemudik adalah pasar raksasa yang harus dikelola secara profesional. Menurutnya, kesiapan infrastruktur dan kualitas layanan di destinasi wisata akan menentukan sejauh mana uang yang dibawa pemudik dapat berputar dan menetap di kas ekonomi lokal. “Ini peluang besar yang harus dimanfaatkan pemerintah daerah dalam mengkonsolidasikan semua potensi baik wisata desa, kuliner, hingga festival budaya agar menarik perhatian pemudik,” ujarnya.
Kaisar memberikan catatan khusus bagi daerah magnet wisata seperti Yogyakarta. Ia mengingatkan pemerintah daerah untuk tidak meremehkan fasilitas penunjang yang sering dianggap sepele, seperti kebersihan toilet, ketersediaan air bersih, hingga pengaturan parkir. Hal-hal mendasar tersebut menurutnya menjadi penentu kenyamanan wisatawan yang akan berdampak pada citra wisata daerah.
“Jangan anggap sepele sarana prasarana. Pengecekan toilet, ketersediaan air, dan kebersihan harus dipastikan optimal. Jangan sampai wisatawan datang, tetapi justru mendapatkan pengalaman buruk karena fasilitas yang tidak terawat,” tegasnya.
Selain infrastruktur, Kaisar mendorong pelibatan masif pelaku UMKM dan sektor ekonomi kreatif dalam ekosistem pariwisata Lebaran. Mulai dari kuliner khas, kerajinan tangan, hingga jasa homestay harus dipersiapkan untuk menyambut lonjakan permintaan. Ia juga meminta penguatan promosi digital agar destinasi-destinasi baru di daerah lebih dikenal oleh para pemudik.
“Kuncinya adalah kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Jika manajemen pengunjung dan arus lalu lintas dikelola dengan baik, libur Lebaran akan menjadi pengungkit ekonomi daerah yang sangat signifikan,” pungkas Kaisar.







TERKAIT