Standard Post

Konsumsi Rumah Tangga Membaik, Legislator PKB Minta Pemerintah Genjot Bansos dan Investasi


PKBNEWS - Anggota Komisi XI DPR RI, Anna Mu’awanah, mendorong pemerintah segera mengambil langkah progresif untuk menjaga momentum pemulihan daya beli masyarakat. Perbaikan konsumsi rumah tangga yang mulai terlihat di awal tahun ini harus didukung dengan penguatan bantuan sosial (bansos) dan percepatan investasi.

“Kami melihat daya beli masyarakat perlahan mulai pulih dan konsumsi rumah tangga menunjukkan tren membaik. Momentum positif ini tidak boleh dilewatkan. Pemerintah harus menggenjot bansos dan investasi agar daya beli semakin kuat dan pemulihan ekonomi bisa berkelanjutan,” ujar Anna Mu’awanah di Jakarta, Senin (12/1/2026).

Desakan tersebut merujuk pada hasil survei Indeks Transaksi Belanja (Intrabel) yang dirilis oleh sejumlah perbankan nasional. Survei Intrabel BCA mencatat akselerasi signifikan pada Desember 2025 dengan pertumbuhan 9,8 persen secara tahunan (YoY), melonjak tajam dibandingkan November 2025 yang hanya tumbuh 3,3 persen (YoY). Senada, Mandiri Spending Index (MSI) per 28 Desember 2025 juga menunjukkan penguatan di level 354,5.

Legislator Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menjelaskan bahwa data tersebut merupakan indikator kuat bahwa aktivitas belanja masyarakat mulai menggeliat. Ia menekankan pentingnya pemerintah memanfaatkan ruang fiskal untuk memperkuat stimulus ekonomi melalui bansos yang berfungsi sebagai bantalan bagi kelompok rentan.

“Jika bansos diperkuat dan investasi dipercepat, maka konsumsi rumah tangga akan semakin terdongkrak. Dampaknya bukan hanya pada peningkatan daya beli, tetapi juga pada penyerapan tenaga kerja dan stabilitas ekonomi nasional,” jelas legislator asal PKB tersebut.

Lebih lanjut, ia mengingatkan agar investasi, baik dari sektor publik maupun swasta, terus dipacu guna menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian daerah. Anna berharap pemerintah bergerak cepat agar tren perbaikan ini bersifat jangka panjang dan bukan sekadar fenomena sementara.

“Pemerintah perlu mengambil langkah cepat dan tepat agar pemulihan konsumsi rumah tangga benar-benar berdampak luas dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.