Standard Post

Pilkada, Ketua DPW PKB Jabar Minta Semua Pihak Berusaha dan Berdoa


BANDUNG, PKBNews - KETUA Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Barat (Jabar) Syaiful Huda meminta semua pihak untuk berusaha maksimal dengan disertai doa untuk kemenangan
pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi Nomor urut 3, Abu Bakar Sidik – Sirojudin.

"Berdoalah setiap habis sholat, kalau kita ingin menjadi orang di atas rata-rata. Kita sempatkan berdoa di tengah malam ketika orang tidur lela menikmati kelelahannya. Pilkada ini adalah gabungan dari kerja di atas rata-rata, dan doa, Insyaalloh akan dibukakan Pak Abu Bakar – Sirojudi menjadi Bupati Sukabumi di masa yang akan datang," katanya saat melakukan safari politiknya untuk menguatkan peluang kemenangan para calon kepala daerah yang diusung PKB di delapan daerah di wilayah Jabar, kemarin.

Huda berkata, Abu Bakar adalah sosok yang lengkap. Abu Bakar lahir dan dibesarkan di lingkungan pesantren, bahkan saat ini lebih dikenal sebagai sosok kiai, tetapi juga berpengalaman di dunia birokrasi. Abu Bakar beberapa kali menjabat kepala Kementrian Agama di level daerah.

"Hari ini kita berkhidmat kepada beliau. Pengalaman beliau sudah lengkap, bagaiaman menghadapi semua masalah. Saya sempat belajar birokrasi enam tahun ini, sungguh menjadi pemimpin sebagai bupati itu betul-betul sangat bermanfaat bagi masyarakat," katanya.

PKB sendiri, tutur Huda, sudah mebekali pasangan Abu Bakar – Sirojudin dengan formulasi kesejahteraan petani, nelayan, guru ngaji, pelaku usaha mikro/kecil, dan guru ngaji dengan pendekatan Peduli Umat Melayani Rakyat (PUMR).

Untuk menembus langsung kalangan masyarakat tersebut, lanjut Huda, dijembatani dengan kartu, yakni Kartu PUMR. Ada tiga Kartu PUMR yang harus diserahkan langsung oleh para calon pemimpin daerah yang diusung PKB kepada masyarakat, yaitu Kartu Petani-Nelayan, Kartu Wirausaha, dan Kartu Guru Ngaji.

"Yang paling dekat, yang bisa memutus, yang bisa merekonstruksi, dan memformulasikan APBD mana yang bisa berpihak, mana yang tidak, semua ada di tangan bupati. Karena itu kita sudah merencanakan, mewujudkan kesejahteraan masyarakat itu dengan menampilkan tiga kartu ini," tuturnya.

Di masa kampanye, anggota masyarakat yang mendapatkan kartu PUMR tersebut akan mendapatkan subsidi bantuan keuangan dari pemerintah setempat di kemudian hari, ketika calon kepala daerah bersangkutan terpilih.

"Kita berharap lima tahun yang akan datang masyarakat terurus dengan kartu ini. Semudah itu sesungguhnya, sesederhana itulah untuk menciptakan perubahan di kabupaten Sukabumi," tuturnya.

 

TERKAIT

    -