Delapan Pasang Calon Kepala Daerah Wajib Kampanyekan Program Tiga Kartu
BANDUNG, PKBNews - DELAPAN pasangan calon kepala daerah yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jawa Barat (Jabar) wajib mengkampanyekan program kerakyatan yang dibuat PKB. Salah satunya program tiga kartu, yakni Kartu Wirausaha, Kartu Guru Ngaji dan Kartu Tani-Nelayan. Ketiga kartu tersebut harus dijabarkan dalam visi misi dan janji politik setiap calon kepala daerah.
"Kami wajibkan semua kader yang maju untuk mengusung tiga kartu ini sebagai komitmen kepemimpinan mereka," terang Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Jabar, Syaiful Huda.
Menurut Huda, peluncuran tiga kartu tersebut dilatarbelakangi pandemi Covid-19 yang belum diketahui kapan berakhir di Indonesia.
Selama pandemi, kata Ketua Komisi X DPR RI itu, kampanye akan semakin terbatas, sehingga sulit meyakinkan pemilih. Melalui program-program unggulan seperti ketiga kartu tersebut, diharapkan masyarakat dapat memahami visi dan misi para kandidat kepala daerah.
"Kami tidak ingin keterbatasan kampanye ini menyebabkan kualitas demokrasi kita jadi turun. Dengan kartu ini, kita berharap kualitas demokrasi enggak turun, kemudian tidak terjadi politik transaksional di level pemilih," tutur Huda.
Nantinya, ungkap Huda, jika pasangan yang diusung PKB menang dalam Pilkada, maka kartu tersebut wajib direalisasikan menggunakan anggaran daerah.
"Ini sebagai komitmen kepemimpinan mereka. Kalau terpilih, mereka akan mendesain rencana APBD yang sangat terbatas untuk diprioritaskan ke segmen tiga ini, karena tiga hal ini adalah representasi masyarakat di daerah, di kabupaten, kota," terangnya.
Kata Huda, penganggaran dalam APBD di tiap daerah nantinya akan berbeda-beda, karena akan menyesuaikan kemampuan finansial daerah tersebut.
"Kami berharap ini mengurangi jebakan pemilih untuk politik praktis, politik jangka pendek," kata Huda.







TERKAIT
-