Standard Post

Beri Efek Jera Bagi Para Pelanggar PSBB Transisi Corona


JAKARTA, PKBNews - PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diminta tidak hanya melakukan tes Corona.Tapi, Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa-Partai Persatuan Pembangunan (FPKB-PPP) Hasbiallah Ilyas inginkan Pemprov DKI Jakarta memberi efek jera bagi para pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi Corona.

"Warga DKI harus diberi tindakan tegas. Caranya dengan memberikan denda yang tinggi agar angka kasus Corona dapat turun," katanya.

Menurut Hasbi, masyarakat Jakarta nggak bisa kalau seremoni doang, harus tegas.

"Kalau nggak ada tindakan tegas, (kasus positif) terus bertambah," tuturnya.

Data dari situs corona.jakarta.go.id, ada 47.796 kasus positif tercatat di Jakarta. Selain itu, angka positivity rate atau perbandingan jumlah orang yang positif dengan orang yang dites di Jakarta sebesar 14,1 persen.

6 September
- Positif harian: 1.245
- Akumulatif: 46.691
- Jumlah orang yang dites: 6.362
- Positivity rate kasus baru: 14%

Anies Baswedan sebelumnya menyebut sebagian jumlah pasien Corona (COVID-19) yang dirawat di Jakarta bukan warga DKI. Menurutnya, pernah sampai 30 persen, saat ini ada 10-15 persen pasien Corona yang dirawat adalah warga luar Jakarta.

"Sebagian yang dirawat di Jakarta bukanlah warga Jakarta, pernah lebih dari 30 persen yang berada di Jakarta bukan warga Jakarta," ujar Anies di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

 

TERKAIT

    -