Standard Post

PKB Punya Elektabilitas Lebih Tinggi Dibanding Demokrat


PKBNews - SURVEI Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA memprediksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berebut posisi keempat dengan Partai Demokrat di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. Namun, kondisi PKB lebih diuntungkan karena mempunyai elektabilitas lebih tinggi dan memiliki nahdliyin sebagai basis massa utamanya.

"Cawapres Ma`ruf Amin juga bisa jadi daya tarik PKB tingkatkan elektabilitas," kata peneliti LSI, Ardian Sopa, Selasa (8/1/2019).

Ardian memastikan persaingan antara PKB dan Partai Demokrat terlihat dari lima kali survei LSI yang dilakukan sepanjang bulan Agustus-Desember 2018.

Dari lima kali survei, PKB mendapat 6,7 persen (Agustus), 5,4 persen (September), 6,3 persen (Oktober), 6,2 persen (November), dan 6,9 persen (Desember). Sementara Demokrat mendapat 5,2 persen (Agustus), 3,7 persen (September), 3,4 persen (Oktober), 4,1 persen (November), dan 3,3 persen (Desember).

"Di peringkat ke-4 kita melihat bahwa ada pertarungan yang lumayan ketat antara PKB dan Demokrat. PKB relatif stabil di kisaran 6 persen. Demokrat belakangan agak cendrung turun meski masih di kisaran 4 persen," katanya.

Ia menambahkan, Partai Demokrat perlu mencari pendongkrak elektabilitas. Sebab, ia menilai popularitas Susilo Bambang Yudhoyono sebagai ketua umum tak mampu lagi untuk mendongkrak elektabilitas partai berlambang bintang itu.

Sementara elektabilitas putranya, Agus Harimurti Yudhoyono, juga belum terlalu kuat.

"Demokrat perlu mencari pendongkrak," kata Ardian.

Survei LSI ini dilakukan dengan metode multistage random sampling. Jumlah responden sebesar 1200 orang. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner. Sementara margin of error survei plus minus 2,9 persen.

TERKAIT

    -