Standard Post

Elit PKB Sesalkan Pernyataan Prabowo di Luar Negeri


PKBNews - ELIT Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sesalkan pernyataan Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto yang menjelek-jelekkan Indonesia di Singapura. Apalagi pidato yang dilakukan Prabowo juga dihadiri tokoh dari negara lain.

"pernyataan Prabowo itu sangat disayangkan. Apalagi data yang digunakan sangat bisa didebat," tegas Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Abdul Kadir Karding (AKK), Kamis (29/11/2018).

AKK memastikan pernyataan Prabowo telah merugikan nama baik bangsa Indonesia.

"Tentu ini akan merugikan nama baik bangsa Indonesia, nama baik orang-orang Indonesia di negara-negara lain," ucapnya.

AKK berkata, apa yang diterangkan Prabowo di hadapan tokoh negara lain adalah langkah yang sudah ditempuh dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. Misalnya saja, tahun 2018 saja, ada 1.300 kasus yang diselesaikan. Serta para aparat di KPK, Kejaksaan, dan Kepolisian, sudah bekerja sistematis melakukan berbagai langkah dan upaya memberantas korupsi.

Selain itu, ungkap AKK, harus diingat bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam kesehariannya, menunjukkan keteladanan yang tidak menggunakan kekuasaan untuk keuntungan sendiri.

"Satu contoh misalnya anaknya tidak ada yang terlibat dalam dunia politik, tidak ada yang main-main dalam urusan proyek atau kebijakan-kebijakan terkait dengan keuntungan diri sendiri," AKK.

Ia melanjutkan, "Anaknya (Jokowi) mau daftar PNS dan tidak diterima itu pun juga dilakoni. Berbeda jauh dengan apa yang terjadi pada zaman Pak Harto, seluruh keluarga dan anak-anaknya tidak ada yang tidak bermain di proyek-proyek negara."

Kata AKK, Prabowo seharusnya menyampaikan Indonesia sedang mengalami perubahan dari era pemerintahan Orde Baru, di mana Prabowo ada di dalamnya, bahkan menjadi menantu Soeharto. Dan kini, Indonesia sedang berproses dalam melakukan pemberantasan korupsi.

"Itu lebih baik daripada dia terus-menerus mengumbar bobrok sebagai sebuah bangsa. Seakan-akan kita ini maling," tandasnya.

 

TERKAIT

    -