Standard Post

Pembangunan Desa Tangkal Pengaruh Radikalisme


PKBNEWS - JIKA pertumbuhan desa sejalan dengan upaya pencegahan terhadap pengaruh radikalisme, terorisme, hingga terorisme. Mulai dari berbagai pembangunan infrastuktur desa, tentu akan membuat masyarakat desa kebal akan paham yang menyimpang dari idelogi Pancasila.

Hal itu diungkapkan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo di Yogyakarta, Selasa (9/10/2018).

Menurut Menteri Eko, pemerintah terus berupaya meningkatkan pembangunan infrastruktur hingga menumbuhkan kran perekomian di pedesaan.

Menteri Eko mengatakan bahwa pertumbuhan desa, baginya cukup baik dengan adanya dana desa, kendati memgalami kendala dalam awal perjalanannya.

Berkat pembelajaran perangkat desa setempat dan dukungan berbagai pihak, Menteri Eko mengatakan masyarakat bisa berpartisipasi terhadap pembangunan desa.

"Dibuktikan dengan penyerapan dana desa terus naik dari 82 persen menjadi 98 persen," ujar Menteri Eko.

Menurut Menteri Eko, pembangunan 158 ribu kilometer jalan, 1.000 kilometer jembatan, puluhan ribu paud, polindes, posyandu, dan bisa menurunkan angka stunting kemuskinan."

"Untuk pertama kalinya kemiskinan di desa turun lebih cepat daripada di kota," ujar Menteri Eko.

Karena itu, Menteri Eko mengharapkan, jumlah kemiskinan di desa lebih kecil daripada di kota hingga ke depan. Hal ini akan membantu masyarakat kebal dari adanya pengaruh terorisme hingga isu-isu radikalisme di Indonesia.

"Ada korelasinya dengan pembangunan desa dan masyarakat akan kebal terhadap isu-isu terorisme," tandas Menteri Eko.

TERKAIT

    -