Cak imin: Kita Harus Peduli pada Pejuang Kemanusiaan
PKBNEWS - KETUA Komite Nasional Penegak Konstitusi (KNPK) Dr. HA. Muhaimin Iskandar meminta pemerintah untuk meningkatkan kepedulian kepada para pejuang kemanusiaan di Indonesia.
Pria yang akrab disapa Cak Imin mengusulkan kurikulum pendidikan nasional memasukkan nama-nama pejuang kemanusiaan dalam mata pelajaran sejarah.
“Saya usulkan tokoh-tokoh ini dijadikan dan dimasukkan dalam kurikulum pelajaran di seluruh sekolah di Indonesia,” kata Cak Imin usai memberikan penghargaan kepada 18 pejuang kemanusiaan Indonesia di Gedung Joeang Jakarta, Rabu (1/8/2018).
Cak Imin mengatakan bahwa sosok seperti WS Rendra, Munir, Adnan Buyung Nasution hingga Wiji Tukul adalah tokoh-tokoh pejuang kemanusiaan yang harus dikenali oleh seluruh lapisan masyarakat.
Mereka selama ini telah gigih memperjuangkan berbagai ketidakadilan sesuai keahlian yang dimiliki. Cak Imin mencontohkan bagaimana Rendra kritis terhadap Orde Baru dan menyerukan protes melalui puisi-puisinya.
Oleh karena itu, sambung Cak Imin, sudah sepatutnya kurikulum pendidikan nasional memasukkan materi sejarah perjuangan mereka, tak terkecuali dalam kurikulum sekolah swasta.
“Terutama bagi keluarga besar NU akan mencatat dan menjadi bahan ajaran sejarah pejuang-pejuang Indonesia,” pungkas Cak Imin.
Berikut 18 pejuang kemanusiaan dianugerahi penghargaan oleh Cak Imin:
1. WS Rendra
2. Adnan Buyung Nasution
3. Baharuddin Lopa
4. Munir
5. HJC Princen
6. Afnawi Noer
7. Marsinah
8. Harry Roesli
9. Wiji Tukul
10. Prof. Sayogyo
11. Prof. Gunawan Wiradi
12. Amir Daulai
13. Mukyana T Kusumah
14. Theys Eluai
15. Taufiq Kiemas
16. Ahmad Taufik
17. Prof. Mubyanto
18. Adi Sasono







TERKAIT