Menteri Hanif Dukung Pembentukan Dewan Pendidikan Nasional
PKBNews - RENCANA pembentukan Dewan Pendidikan Nasional (DPN) yang bertujuan untuk menyelaraskan dunia pendidikan dengan kebutuhan industri, mendapat dukungan dari Menteri Ketenagakerjaan HM. Hanif Dhakiri.
“Pembentukan DPN merupakan langkah yang bagus, namun nantinya yang dikedepankan jangan upaya pembentukannya, melainkan pelaksanaan fungsinya,” kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) HM. Hanif Dhakiri di Jakarta, Rabu (4/7/2018).
Menteri Hanif mengatakan bahwa dasar pembentukan DPN adalah untuk membantu pemerintah menyatukan tujuan pendidikan di Indonesia.
"Jadi supaya pendidikan di Indonesia itu satu tujuan dan nyambung dengan dunia industri," katanya.
Kata Menteri Hanif, produk dari DPN adalah kajian-kajian yang dapat digunakan untuk mengembangkan pendidikan di Indonesia supaya selaras dengan industri.
Selama ini, kata Menteri Hanif, pendidikan di Indonesia diselenggarakan oleh banyak pemangku kepentingan, misalnya pendidikan di Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan Dikti.
“Ini kenyataan di lapangan, mereka melihat pelaksanaan pendidikan belum sesuai kebutuhan pasar kerja, jadi ini bukan pendidikan vokasi saja, tetapi pendidikan secara umum,” kata Menteri Hanif.
Menurut Menteri Hanif, salah satu permasalahan tenaga kerja di Indonesia adalah ketidaksesuaian antara lulusan dengan kebutuhan pasar, sehingga keberadaan DPN sangat diperlukan, sehingga dengan dibentuknya DPN, lanjut Menaker, kedepannya pendidikan di Indonesia diharapkan lebih terarah dan lulusannya mudah diserap oleh dunia industri.
“Saya menaruh harapan yang besar terhadap pendidikan di Indonesia. Apapun jenis pendidikannya, baik formal maupun informal, yang penting dapat meningkatkan kompetensi sehingga tenaga kerja Indonesia dapat masuk dunia kerja dengan mudah,” tandas politisi Partai Kebangkitan Bangsa.







TERKAIT
-