Cak Imin: Ikutlah Organisasi NU
Jakarta – PARTAI Kebangkitan Bangsa menyelenggarakan diskusi publik dalam rangka Pra Mukernas dengan tema “Deradikalisasi Menangkal Bahaya Terorisme” yang bertempat di Graha Gus Dur, Kantor DPP PKB, Jakarta, Selasa (2/2/2016).
Ketua Umum DPP PKB H.A. Muhaimin Iskandar sebagai kynote speech mengatakan bahwa deradikalisasi perlu kerja cepat untuk menangkal bahaya terorisme yang mengancam Indonesia supaya tidak berkembang dan berkelanjutan. “Jangan karena ada kasus terorisme baru bekerja. Citra Indonesia sebagai bangsa yang santun, ramah dan toleran tenggelam oleh berbagai kasus kekerasan, radikalisme dan terorisme,” katanya.
Di samping perlu kerja cepat menangkal bahaya terorisme, kata Cak Imin juga dasar-dasar pemahaman keagamaan masyarakat harus makin kuat. “Begitu juga dengan di dunia maya atau sosial media, terjadi adu domba yang kuat tentang radikalisasi menjadi konsumsi public sehari-hari. Ini harus segera kita antisipasi,” katanya.
Selain itu, Cak Imin – panggilan akrab Muhaimin Iskandar, menekankan kepada masyarakat untuk ikut berorganisasi. “Ikutlah organisasi NU, minimal ikut Muhammadiyah, jangan beragama sendiri-sendiri,” ujar Cak Imin.
Apa yang terjadi di Syiria, Afganistan dan negara-negara lain karena tidak ada organisasai semacam NU dan Muhammadiyah. Banyak orang alimnya, tetapi tidak ada kepemimpinan.
Kemudian untuk kelompok-kelompok kecil supaya tidak jalan sendiri. Harus ada koordinasi dengan NU dan Muhammadiyah. Sehingga dalam menjalankan organisasinya tidak mudah menyimpang sesuai dengan aturan yang berlaku di bangsa kita ini.
Diskusi publik ini menghadirkan nara sumber yaitu: KH. An’im Mahrus (anggota FPKB Komisi VIII), Dr. H. Mahasin (Dirjen Bimas Islam Kemenag), Nasir Abbas (Peneliti dan Pengamat sosial keagamaan) dan Irjen (Pol) H. Saud Usman Nasution (Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme).







TERKAIT