Standard Post

Cak Imin Cawapres Paling Potensial


PKBNews - PERHELATAN demokrasi di Indonesia bertajuk Pemilihan Presiden (Pilpres) akan digelar pada 2019 mendatang. Presiden Joko Widodo dipastikan akan maju kembali sebagai Calon Presiden 2019-2024.    Menjelang Pilpres 2019 itu, sejumlah nama Calon Wakil Presiden untuk mendampingi Joko Widodo (Jokowi) sudah mulai muncul ke permukaan. Salah satu yang santer dan didorong oleh berbagai lapisan masyarakat adalah Dr. HA Muhaimin Iskandar, Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).    Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin memiliki potensi untuk maju menjadi calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2019. Hal itu didasarkan latar belakang Cak Imin yang besar dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU) sehingga memiliki modal kuat untuk maju di Pilpres 2019.   "Saya kira dia cukup potensial untuk itu (maju jadi cawapres) dengan latar belakang nahdliyinnya. Saya kira peluangnya cukup besar. Bagaimana nanti parpol mau manjadikan Cak Imin sebagai calon," kata Dosen Sejarah Fakultas Ilmu Bahasa (FIB), Universitas Andalas, Zaiyardan Zubir. Rabu (31/1/2018).   Menurut Zaiyardan Zubir dikutip inilah.com mengatakan bahwa saat ini sosok Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar sudah menguat dan muncul ke publik seperti di wilayah Jawa dan Sumatera. Meskipun, ada tokoh lain yang juga memiliki peluang.   "Saya lihat di Jawa dan Sumatera kedengaran, belum ada yang lain. Dia (Cak Imin) cukup mumpuni secara latar belakang pendidikan, karier politik dan terutama dukungan dari nahdliyin sudah solid. Dengan demikian belum ada calon lain dari nahdliyin," kata Zaiyardan.   Zaiyardan menyarankan agar Cak Imin terus melakukan konsolidasi dan silaturahmi dengan semua pihak jika serius ingin maju di Pilpres 2019 nanti. Dia beralasan, pemilih yang memiliki hak pilih di Pilpres 2019 tidak hanya berasal dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU) saja.   "Indonesia kan, bukan hanya NU, banyak kelompok lainnya lagi. Jadi, bagaimana bisa silaturahmi politiknya. Kalau menurut saya, Cak Imin harus melakukan itu secara intens. Kelompok Tslam tidak hanya Muhammadiyah dan NU. Banyak juga kelompok lainnya," ujarnya.    Sebelumnya, Lingkaran Survei Indonesia Network merilis hasil survei mengenai kandidat yang paling cocok mendampingi Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto di Pemilihan Presiden 2019 mendatang.   Hasilnya, ada lima tokoh yang diprediksi pantas menemani Jokowi dan Prabowo. Kelima kandidat tersebut beragama Islam di antaranya Muhaimin Iskandar, Romahurmuziy, Sohibul Iman, TGB M. Zainul Majdi, dan Zulkifli Hasan.   "Nama Cak Imin memiliki tingkat pengenalan paling tinggi dengan 32,4 persen, lalu Zulkifli Hasan 22,3 persen," tandas Peneliti LSI Taufik Febri.