Banyuwangi Gelar Halaqoh Ulama Rakyat
PKBNews - SETELAH sukses digelar di dua region, Jawa Tengah di Kudus dan Jawa Timur di Jombang, gelaran halaqoh ulama rakyat akan berlanjut di Banyuwangi Senin 27 Februari 2017. Forum ilmiah ulama rakyat yang akan bertempat di Pesantren Darul Falah Sepanjang, Glenmore ini mengambil tema “NU dan Gerakan Radikalisme Berbasis Agama di Indonesia”. Paling tidak ada tiga bahasan pokok yang akan didiskusikan dalam forum ini, yakni Sejarah Kepeloporan & Kontribusi NU terhadap NKRI, lalu Menelaah dalil-dalil, baik Al-Qur`an dan Hadis yang dijadikan legitimasi/pembenaran Gerakan Radikalisme berbasis Agama, serta merumuskan gerakan ke-Agama-an & ke-Bangsa-an dalam menangkal Radikalisme berbasis agama. Bagi partai yang berbasis kaum Nahdliyyin ini, ulama adalah tempat bertanya tentang berbagai hal, termasuk didalamnya adalah masalah-masalah kebangsaan, salah satunya adalah radikalisme berbasis agama yang bibitnya seolah tiada habis. “Ide, gagasan dan pikiran para ulama yang hadir di Forum Halaqoh nanti sangat bermanfaat untuk meningkatkan daya juang kader PKB baik di eksekutif maupun legislatif, utamanya untuk mencari jalan keluar dalam mengatasi radikalisme berbasis agama,” kata Kyai Maman Imanul Haq, Ketua Desk Halaqoh Ulama DPP PKB. Forum yang digelar satu hari ini akan dihadiri oleh ulama dan aktivis Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBM-NU) se Kabupaten Banyuwangi yang berjumlah 100 orang dan akan dibuka oleh Pak Halim Iskandar, Ketua DPW PKB Jawa Timur, sebagai keynote speaker. Kedepan, Halaqoh ulama ini direncakan akan diselenggarakan disetiap propinsi diseluruh Indonesia. "Halaqoh Ulama di Banyuwangi menjadi starting movement (titik awal gerakan-red) bagi PKB untuk bersilaturrahmi dan menimba ilmu kepada Ulama di seluruh Indonesia,” Imbuh Kyai yang juga anggota komisi VIII DPR RI ini.







TERKAIT