Standard Post

Aksi Saling Melapor Sangat Memprihatinkan


PKBNews - BEBERAPA waktu terakhir, aksi saling lapor terjadi di Indonesia. Tokoh A melaporkan tokoh B atau si C melaporkan si D. Kondisi ini tentu saja sangat memprihatinkan.    Terkait dengan fenomena ini, Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) H. Abdul Kadir Karding menyatakan sangat prihatin menyaksikan fenomena saling mempolisikan dalam menyelesaikan persoalan.    Ketua Fraksi PKB MPR ini mengatakan bahwa hal ini sepatutnya dihindari.   “Saling lapor antar sesama anak bangsa seperti sekarang ini akan menambah longgar ikatan kebangsaan kita, hindarilah akibat buruknya, stop saling lapor!” kata Abdul Kadir Karding di Jakarta, Rabu (25/1/2017).    Menurut Abdul Kadir Karding, langkah saling lapor bukanlah identitas baik dilakukan oleh masyarakat. Ia mengingatkan langkah dialog atau musyawarah adalah cara yang jauh lebih indah dan merupakan ajaran tradisi founding father bangsa.   “Duduk bersama, bicarakan masalah dengan hati tenang pastilah lebih baik hasilnya,” ujar Anggota Komisi III DPR ini.    Abdul Kadir Karding menambahkan bahwa saling lapor hanya akan memunculkan dendam sesama anak bangsa dan dapat berimbas buruk bagi tatanan masyarakat yang majemuk.   Seperti diketahui bahwa aksi saling lapor yang belakangan terjadi, mayoritas berkaitan dengan dugaan penistaan agama dan pelanggaran UU ITE.   Sejumlah nama beken yang menjadi terlapor bahkan sudah masuk persidangan antara lain Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Buniyani.    Kemudian ada nama Habib Rizieq Shihab, hingga Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Terbaru ada nama Fahri Hamzah disebut akan dilaporkan Lingkaran Aku Cinta Indonesia (LACI) atas cuitnya yang dianggap mendiskreditkan buruh migran.