Standard Post

AKK Gundah Lihat Bangunan Bersejarah di Mekkah


PKBNews - SEKRETARIS Jenderal (Sekjen) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) H Abdul Kadir Karding (AKK) yang tengah menemani kedua orangtuanya menjalankan ibadah umroh di tanah suci gundah menyaksikan bangunan bersejarah di Kota Mekkah dibiarkan tanpa perawatan. Padahal, banguna tersebut merekam sejarah panjang perjalanan agama Islam.

Kegundahan tersebut diutarakannya dalam akun twitter @Kadir_Karding usai melakukan ziarah ke Masjid Bai`atul Aqobah tempat Rasulullah membaiat kaum anshor.

"Alhamdulillah bekesempatan ziarah ke Masjid Baia`tul Aqobah tempat Rasulullah baiat kaum anshor #savesitusbersejarah," tulisnya.

Masjid Bai`atul Aqobah, ungkap AKK, baru ditemukan sekitar dua tahun lalu. Posisinya tidak jauh dari tempat melontar aqobah. Sebelumnya, masjid tersebut diapit dua gunung batu yang ditemukan setelah kedua gunung tersebut dibelah untuk kepentingan pembuatan jalan menuju Aqobah.

"Sayangnya, sebagian dinding dicoret-coret dan dibiarkan saja tanpa pelarangan sama sekali, bahkan tidak ada satupun orang yang menjaganya," kata dia.

AKK berkata, tidak jarang situs bersejarah di Kota Mekkah dibabat habis Pemerintah Kota Mekkah. Diantaranya, Masjid Bukhari dan Rumah Sahabat Abu Bakar.

"Situs-situs tersebut dihancurkan lalu dibangun bangunan modern, seperti hotel Hilton. Harusnya bangunan-bangunan itu dijaga, dirawat karena bisa jadi tempat wisata religius," tegasnya.

Bahkan, menurut AKK, bangunan itu bisa jadi simbol sejarah bagi peradaban Islam dan peadaban umat manusia. Itulah salah satu kekeliruan paham Wahabi yang menghancurkan situs sejarah dengan alasan pemurnian ajaram agama.

"Beda dengan di negara kita, semua bangunan bersejarah dirawat dengan baik karena kita berpendapat bahwa banyak budaya bisa menjadi bagian dari Islam," ujarnya.