Standard Post

Akhir 2015, Kemenristekdikti Rampungkan 65 Taman Sains


Padang - MENTERI Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Muhammad Nasir menargetkan hingga akhir 2015, kementeriannya akan merampungkan 65 Taman Sains dan Teknologi. Dari 65 Taman Sains Teknologi tersebut sekitar 22 lokasi akan dibangun pada bidang pertanian dan langsung dikelola Kementerian Pertanian bersama mitra kerjanya.

"Saya berharap Taman Sains Teknologi bisa menjadi cikal bakal pertumbuhan pusat wirausaha baru di bidang teknologi dan pusat layanan teknologi maju untuk masyarakat," katanya, Selasa (3/11/2015).

Sementara itu, Wakil Rektor bidang Kerja sama Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) Prof Helmi menegaskan, Unand bersama perguruan tinggi lainnya ikut mengembangkan taman sains teknologi bidang pertanian.

"Khusus Taman Sains Teknologi Pertanian yang akan dikembangkan Unand dan Kementan lebih terfokus pada pengelolaan tanaman gandum tropis," katanya.

Dia menyebutkan kerja sama kedua instansi ini telah dimulai dengan penandatanganan nota kesepahaman pada 31 Oktober 2015 di Bogor. Dalam hal ini katanya, fokus Unand menangani permasalahan dan penelitian Gandum Tropis akan berlanjut dengan didirikannya Taman Sains Teknologi Pertanian tersebut.

Pada tempat tersebut kata dia, Peneliti tidak hanya dituntut untuk melakukan inovasi dari penelitiannya namun juga hasilnya dapat bermanfaat dan menguntungkan petani.

Selain itu ada kemungkinan berlokasi di daerah tentunya perlu juga tercipta inovasi dengan tidak meninggalkan identitas yang dimiliki.

"Diharapkan dari Taman Sains Teknologi Pertanian ini akan dihasilkan berbagai produk pertanian unggulan baik komoditasnya maupun teknisnya," katanya.